Meutya Hafid Dorong Literasi Digital Ramah Anak pada Hari Anak Nasional

Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Meutya Hafid menjadikan peringatan Hari Anak Nasional 2026 sebagai momentum untuk memperkuat perlindungan anak di ruang digital. Menurutnya, di tengah pesatnya perkembangan teknologi, pembatasan akses internet saja tidak cukup untuk melindungi anak dari berbagai ancaman digital.

Meutya menekankan pentingnya membangun kecakapan digital yang seimbang dengan kehidupan sosial anak di lingkungan keluarga maupun sekolah. Ia menyebut adaptasi terhadap inovasi teknologi dan penguatan literasi digital menjadi langkah strategis agar anak dapat memanfaatkan teknologi secara aman, sehat, dan bertanggung jawab.

Meski teknologi membawa banyak manfaat bagi pendidikan dan aktivitas sehari-hari, Meutya mengingatkan adanya berbagai risiko seperti gangguan pola tidur, kecanduan media sosial, hingga paparan konten yang tidak sesuai usia. Menurutnya, perubahan perilaku anak sering kali dipengaruhi oleh paparan konten negatif sebelum mereka memiliki kesiapan emosional dan usia yang memadai. Karena itu, kolaborasi antara pemerintah, orang tua, sekolah, dan masyarakat dinilai penting untuk menciptakan ekosistem digital yang ramah dan aman bagi anak.

  • Related Posts

    Rocky Gerung Jadi Wantimpres, Tegaskan Sikapnya Tetap Kritis

    Jakarta – Presiden Prabowo Subianto resmi melantik Rocky Gerung sebagai anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) di Istana Negara, Jakarta, Jumat (2/10/2026). Rocky menjadi salah satu dari 26 anggota Wantimpres yang…

    Pratikno Resmi Jadi Ketua Wantimpres, Hatta Rajasa Dilantik sebagai Wakil

    Presiden Prabowo Subianto melantik Pratikno sebagai Ketua Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) di Istana Negara, Jakarta, Jumat (2/10/2026). Dalam pelantikan tersebut, Hatta Rajasa dipercaya sebagai Wakil Ketua Wantimpres, sedangkan Muhammad Qodari…