Jakarta – MIND ID mencatat kinerja positif sepanjang 2025 dengan membukukan pendapatan sebesar Rp159 triliun atau 4 persen di atas target. Capaian ini disampaikan Direktur Utama Maroef Sjamsoeddin dalam Rapat Dengar Pendapat bersama Komisi XII DPR RI di Jakarta.
Di tengah berbagai tantangan, termasuk perubahan pengelolaan dengan masuknya Danantara, penyesuaian harga patokan mineral dan batu bara, pergantian manajemen, hingga dinamika operasional seperti insiden di PT Freeport Indonesia, MIND ID tetap mampu menjaga kinerja.
Selain pendapatan, MIND ID juga mencatat EBITDA sebesar Rp42 triliun atau 3 persen di atas target serta laba bersih Rp29 triliun atau 13 persen melampaui target. Ke depan, perusahaan akan fokus pada penguatan keselamatan, tata kelola, manajemen risiko, serta sinergi proyek hilirisasi strategis guna meningkatkan nilai tambah dan kontribusi terhadap perekonomian nasional.
Wakil Ketua Komisi XII DPR RI Sugeng Suparwoto menilai kinerja tersebut mencerminkan arah pengelolaan industri pertambangan yang semakin terintegrasi. Ia juga menegaskan bahwa kebijakan hilirisasi menjadi langkah strategis untuk mendorong pertumbuhan ekonomi nasional dalam jangka panjang.
Dikutip dari antaranews.com








