PDIP Instruksikan Efisiensi Anggaran Daerah Hadapi Lonjakan Harga Minyak

PDI Perjuangan (PDIP) mengeluarkan instruksi khusus kepada kadernya di kepala daerah dan DPRD untuk mengantisipasi dampak kenaikan harga minyak dunia. Surat instruksi ditandatangani Hasto Kristiyanto dan Darmadi Durianto pada 5 Maret 2026.

Kader PDIP diminta memperkuat pengawasan APBD, melakukan efisiensi anggaran, memprioritaskan belanja yang langsung menyentuh rakyat, serta memperkuat jaring pengaman sosial bagi masyarakat miskin, buruh, petani, nelayan, dan pelaku UMKM.

Lonjakan harga minyak global mencapai USD110 per barel, tertinggi sejak 2022, akibat konflik Timur Tengah, termasuk serangan udara AS dan Israel ke Iran. Akibatnya, arus minyak di Selat Hormuz terhenti hingga 16 juta barel per hari, memicu potensi inflasi dan kenaikan harga BBM serta pangan.

PDIP menekankan instruksi ini sebagai bentuk komitmen partai untuk melindungi rakyat kecil dari dampak gejolak ekonomi global.

Dikutip dari liputan6.com

  • Related Posts

    Tak Ada Konflik, Ade Armando Pilih Keluar dari PSI

    Ade Armando resmi mengundurkan diri dari keanggotaan Partai Solidaritas Indonesia (PSI) melalui konferensi pers di Kantor DPP PSI, Jakarta, Selasa (5/5). Ia menegaskan keputusan tersebut diambil bukan karena konflik internal,…

    PKB: Ambang Batas Parlemen Harus Lindungi Suara Rakyat

    Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menegaskan belum menetapkan angka ambang batas parlemen (parliamentary threshold/PT) untuk Pemilu Legislatif 2029, namun menekankan pentingnya perhitungan yang rasional agar tidak menghilangkan suara sah pemilih. Sekretaris…