Percepat Akses Daerah Terpencil, Pemerintah Kejar Pembangunan 50 Jembatan Gantung

Pemerintah menargetkan penyelesaian 50 jembatan gantung pada awal 2026 sebagai bagian dari upaya mempercepat konektivitas dan meningkatkan akses masyarakat di daerah terpencil. Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyampaikan bahwa hingga awal Januari 2026, sebanyak 11 jembatan gantung telah berhasil dirampungkan dalam kurun waktu satu bulan terakhir.

Prasetyo menjelaskan, pembangunan jembatan gantung menjadi kebutuhan mendesak mengingat masih terdapat sekitar 6.900 jembatan yang perlu dibangun di berbagai wilayah Indonesia. Presiden Prabowo Subianto, kata dia, memberikan perhatian khusus pada percepatan pembangunan infrastruktur penyeberangan, terutama untuk menjamin keselamatan anak-anak yang harus menyeberangi sungai demi mengakses pendidikan.

Satgas Jembatan yang dibentuk Presiden pada 6 Desember 2025 telah bergerak cepat dan mampu menyelesaikan 11 jembatan gantung di sejumlah daerah pada pekan pertama 2026. Pembangunan tersebut dinilai sejalan dengan strategi nasional untuk meningkatkan akses pendidikan, transportasi, serta konektivitas antarwilayah.

Pemerintah memastikan akan terus memantau progres pembangunan dan menyiapkan langkah percepatan apabila diperlukan. Program ini diharapkan menjadi indikator keberhasilan pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya di wilayah terpencil dan tertinggal.

Dikutip dari RRI.co.id

  • Related Posts

    Kemenag Gelar Sidang Isbat 19 Maret Tentukan Lebaran 2026

    Jakarta – Kementerian Agama (Kemenag) akan menggelar sidang isbat untuk menentukan awal Idul Fitri 1447 Hijriah pada Kamis, 19 Maret 2026, bertepatan dengan 29 Ramadan 1447 Hijriah. Sidang digelar di…

    Seskab Paparkan Renovasi 16 Ribu Sekolah dan 218 Jembatan

    Jakarta – Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya memaparkan capaian pemerintah, termasuk renovasi lebih dari 16 ribu sekolah dan pembangunan 218 jembatan dalam 2,5 bulan, saat Sidang Kabinet Paripurna di Istana…