Program MBG Tetap Berjalan, Pemberian Dikurangi Jadi Lima Hari

Jakarta – Pemerintah memastikan program Makan Bergizi Gratis (MBG) tetap berjalan meski ada kebijakan efisiensi akibat dampak perang di Timur Tengah. Pemberian MBG disesuaikan dari enam hari menjadi lima hari per minggu, namun tetap enam hari untuk wilayah 3T, sekolah berasrama, dan daerah dengan tingkat stunting tinggi.

Tenaga Ahli Utama Badan Komunikasi Pemerintah RI, Hariqo Wibawa Satria, menegaskan pengurangan hari tidak mengurangi kualitas dan kuantitas makanan. Menu MBG tetap menggunakan bahan segar sesuai standar gizi dari Kementerian Kesehatan.

Selain itu, Badan Bergizi Nasional menyesuaikan anggaran dengan mengurangi kegiatan seremonial, perjalanan dinas, dan penggunaan kendaraan pejabat. Pemerintah menekankan masyarakat tetap dapat memberikan kritik membangun untuk evaluasi agar program MBG lebih optimal, sekaligus mendukung transformasi budaya kerja dan hemat energi secara nasional.

Dikutip dari RRI.co.id

  • Related Posts

    Prabowo Ungkap Langkah Serius Tertibkan SDA dan Hentikan Kebocoran Anggaran

    Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmen pemerintah untuk menghentikan kebocoran anggaran yang dinilai menghambat pembangunan nasional. Hal itu disampaikan dalam sambutan pada penutupan Musyawarah Nasional Alim Ulama dan Konferensi Besar Nahdlatul…

    Prabowo Targetkan Tutup Hingga 800 BUMN Bermasalah di Indonesia

    Presiden Prabowo Subianto menyampaikan rencana pemerintah untuk menutup sekitar 700 hingga 800 Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang dinilai tidak sehat dan terus merugi. Langkah ini merupakan bagian dari upaya…