Puan Respons Kritik PKB, Sebut Posisi Politik PDIP Tidak Abu-Abu

Ketua DPP PDIP sekaligus Ketua DPR RI, Puan Maharani, menegaskan bahwa partainya memiliki sikap politik yang jelas dan tidak berada pada posisi “abu-abu” sebagaimana sejumlah penilaian yang berkembang belakangan ini. Pernyataan tersebut disampaikan Puan usai memimpin rapat paripurna di Kompleks Parlemen, Jakarta, Kamis (2/7/2026).

Saat ditanya mengenai anggapan bahwa PDIP belum menunjukkan posisi politik yang tegas, Puan memberikan jawaban singkat dengan menegaskan bahwa sikap partainya sudah jelas. Namun, ia tidak menjelaskan lebih lanjut terkait arah politik yang dimaksud.

Sebelumnya, Ketua Fraksi PKB Jazilul Fawaid menilai PDIP perlu memperjelas posisinya, terutama setelah muncul isu keterlibatan kader partai dalam aksi demonstrasi mahasiswa di Jakarta. Menurut Jazilul, partai yang memilih berada di luar pemerintahan sebaiknya menunjukkan sikap yang tegas dan tidak berada di antara posisi mendukung maupun mengkritisi pemerintah.

Ia juga menekankan bahwa partai-partai yang tergabung dalam koalisi pemerintahan saat ini tengah berupaya mendukung pelaksanaan program Presiden Prabowo Subianto sehingga diperlukan soliditas dan kesamaan arah politik. Meski demikian, Jazilul menyatakan pihaknya tetap menghormati perbedaan pandangan dalam sistem demokrasi, sembari berharap posisi politik PDIP dapat semakin diperjelas kepada publik.

  • Related Posts

    PDIP DPRD Jabar Desak Evaluasi Total SPMB 2026, Soroti Sekolah Maung dan Jalur Domisili

    Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jawa Barat mendesak dilakukannya evaluasi menyeluruh terhadap pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2026. Desakan tersebut muncul setelah ditemukan sejumlah persoalan yang dinilai berpotensi mengganggu prinsip…

    DPR: Putusan MK Tegaskan Pilkada Langsung, Saatnya Fokus Tingkatkan Kualitas Demokrasi

    JAKARTA – Anggota Komisi II DPR RI Eka Widodo menilai putusan Mahkamah Konstitusi (MK) yang menegaskan pemilihan kepala daerah (pilkada) tetap dilakukan secara langsung oleh rakyat harus menjadi momentum untuk…