Rupiah Melemah 33 Poin Jadi Rp16.835 per Dolar AS pada Selasa Pagi

Jakarta – Nilai tukar rupiah pada pembukaan perdagangan Selasa pagi, 24 Februari 2026, melemah 33 poin atau 0,20 persen menjadi Rp16.835 per dolar AS, dibandingkan posisi sebelumnya Rp16.802 per dolar AS.

Pergerakan ini menunjukkan tekanan terhadap rupiah di awal sesi perdagangan akibat dinamika pasar global dan permintaan dolar yang relatif tinggi. Meskipun melemah, fluktuasi nilai tukar diperkirakan masih wajar dan akan dipengaruhi oleh kebijakan moneter, sentimen investor, serta pergerakan pasar keuangan dunia.

Investor dan pelaku pasar di Jakarta memantau pergerakan rupiah secara cermat, terutama terkait perdagangan ekspor-impor dan arus modal asing, yang berpotensi memengaruhi stabilitas mata uang domestik dalam jangka pendek.

Dikutip dari antaranews.com

  • Related Posts

    Pemerintah Serap Rp28,8 Triliun dari Lelang SUN pada 29 September 2026

    Jakarta – Pemerintah menyerap dana sebesar Rp28,8 triliun dari lelang sembilan seri Surat Utang Negara (SUN) yang digelar pada 29 September 2026. Berdasarkan rilis Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko…

    Harga Minyak Dunia Melonjak, BBM Subsidi Dipastikan Tak Naik hingga Akhir 2026

    Jakarta – Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) memastikan harga BBM bersubsidi tidak naik hingga akhir 2026 meski harga minyak dunia mengalami kenaikan. Sementara itu, harga BBM non-subsidi berpeluang…