Screen Time Tinggi pada Anak Indonesia Bisa Ganggu Tumbuh Kembang dan Kesehatan Mental

Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK) menyebut tingginya screen time anak di Indonesia sebagai masalah serius yang perlu perhatian seluruh pihak. Menko PMK, Pratikno, mengungkapkan bahwa rata-rata masyarakat Indonesia menghabiskan lebih dari 7,5 jam di depan layar, termasuk anak-anak di bawah dua tahun.

Paparan layar yang berlebihan berdampak pada kesehatan mental, kemampuan bersosialisasi, dan perkembangan perilaku anak. Temuan Cek Kesehatan Gratis (CKG) menunjukkan peningkatan indikasi gangguan mental pada anak dan remaja akibat disrupsi teknologi dan aktivitas di dunia maya.

Pratikno menegaskan pentingnya upaya komprehensif untuk mendukung pengelolaan screen time, menyediakan fasilitas yang mendorong interaksi sosial, serta mengurangi masalah kesehatan mental. Data Kemenkes juga menunjukkan prevalensi gangguan mental di Indonesia, dengan angka tertinggi di Jawa Barat sebesar 4,4 persen, menegaskan urgensi penanganan masalah ini.

Dikutip dari RRI.co.id

  • Related Posts

    Kemenag Gelar Sidang Isbat 19 Maret Tentukan Lebaran 2026

    Jakarta – Kementerian Agama (Kemenag) akan menggelar sidang isbat untuk menentukan awal Idul Fitri 1447 Hijriah pada Kamis, 19 Maret 2026, bertepatan dengan 29 Ramadan 1447 Hijriah. Sidang digelar di…

    Seskab Paparkan Renovasi 16 Ribu Sekolah dan 218 Jembatan

    Jakarta – Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya memaparkan capaian pemerintah, termasuk renovasi lebih dari 16 ribu sekolah dan pembangunan 218 jembatan dalam 2,5 bulan, saat Sidang Kabinet Paripurna di Istana…