Screen Time Tinggi pada Anak Indonesia Bisa Ganggu Tumbuh Kembang dan Kesehatan Mental

Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK) menyebut tingginya screen time anak di Indonesia sebagai masalah serius yang perlu perhatian seluruh pihak. Menko PMK, Pratikno, mengungkapkan bahwa rata-rata masyarakat Indonesia menghabiskan lebih dari 7,5 jam di depan layar, termasuk anak-anak di bawah dua tahun.

Paparan layar yang berlebihan berdampak pada kesehatan mental, kemampuan bersosialisasi, dan perkembangan perilaku anak. Temuan Cek Kesehatan Gratis (CKG) menunjukkan peningkatan indikasi gangguan mental pada anak dan remaja akibat disrupsi teknologi dan aktivitas di dunia maya.

Pratikno menegaskan pentingnya upaya komprehensif untuk mendukung pengelolaan screen time, menyediakan fasilitas yang mendorong interaksi sosial, serta mengurangi masalah kesehatan mental. Data Kemenkes juga menunjukkan prevalensi gangguan mental di Indonesia, dengan angka tertinggi di Jawa Barat sebesar 4,4 persen, menegaskan urgensi penanganan masalah ini.

Dikutip dari RRI.co.id

  • Related Posts

    Prabowo Hadiri Jamuan KTT ASEAN, Perkuat Solidaritas Kawasan

    Presiden Prabowo Subianto menghadiri jamuan makan malam dalam rangkaian KTT ASEAN ke-48 yang digelar di Cebu, Filipina, Jumat malam (8/5). Kehadiran tersebut menjadi bagian dari upaya mempererat solidaritas dan kerja…

    Wapres Gibran Minta Nelayan Maksimalkan Fasilitas untuk Dongkrak Produksi

    Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka meminta nelayan memaksimalkan pemanfaatan fasilitas di Kampung Nelayan Merah Putih Desa Margasari, Lampung Timur, guna meningkatkan produksi dan kesejahteraan masyarakat pesisir. Peninjauan dilakukan untuk memastikan…