SIG Bukukan Laba Rp80 Miliar di Kuartal I 2026 di Tengah Tekanan Industri

PT Semen Indonesia (Persero) Tbk atau SIG mencatat laba periode berjalan sebesar Rp80 miliar pada kuartal I 2026, di tengah tekanan industri semen domestik yang masih menghadapi kelebihan pasokan dan kenaikan biaya produksi.

Kinerja tersebut didorong oleh peningkatan volume penjualan yang mencapai 8,71 juta ton atau tumbuh 1,7 persen secara tahunan, dengan kontribusi utama berasal dari pasar domestik yang naik 5,4 persen, khususnya segmen semen kantong.

Dari sisi keuangan, perseroan membukukan pendapatan sebesar Rp8,29 triliun dengan laba sebelum pajak Rp156 miliar serta EBITDA mencapai Rp1,06 triliun. Meski beban pokok dan biaya operasional meningkat, perusahaan mampu menekan biaya keuangan bersih hingga turun signifikan.

Strategi transformasi bisnis yang dijalankan SIG, meliputi penguatan pasar mikro, efisiensi biaya, serta optimalisasi produk turunan semen, menjadi faktor utama dalam menjaga kinerja tetap positif.

Selain itu, SIG juga terus mendorong ekspansi pasar ekspor, termasuk melalui pengembangan fasilitas produksi di Tuban, Jawa Timur, guna meningkatkan utilitas dan memperkuat pertumbuhan kinerja ke depan.

Dikutip dari antaranews.com

  • Related Posts

    Harga Pangan Hari Ini: Cabai Rawit Rp60 Ribu, Telur Ayam Rp31 Ribu per Kg

    Pusat Informasi Harga Pangan Strategis mencatat harga sejumlah komoditas pangan di tingkat eceran nasional pada Sabtu (2/5) pukul 10.00 WIB mengalami variasi, dengan cabai rawit merah mencapai Rp60.000 per kilogram…

    Harga Emas Hari Ini Melemah, Antam di Level Rp2,796 Juta per Gram

    Harga emas batangan produksi PT Aneka Tambang Tbk atau Antam tercatat turun tipis pada Sabtu (2/5) pagi. Berdasarkan data dari laman Logam Mulia, harga emas turun Rp3.000 dari Rp2.799.000 menjadi…