Strategi Efektif Pendampingan Anak di Sekolah untuk Cegah Perundungan

Pendampingan anak di sekolah menjadi semakin penting di era digital, di mana interaksi sosial anak sering tergerus oleh gawai. Utusan Khusus Presiden, Raffi Farid Ahmad, menekankan bahwa pendampingan yang tepat dapat membantu siswa tetap rukun dan saling menghormati.

Raffi menyebutkan pentingnya komunikasi terbuka antara anak, orang tua, dan guru. Dengan komunikasi yang baik, anak dapat menceritakan masalah yang mereka hadapi terlebih dahulu kepada orang tua atau guru sebelum berbagi dengan teman. Langkah ini menjadi benteng awal untuk mencegah kekerasan dan perundungan di sekolah.

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu’ti, menekankan perlunya kolaborasi nyata antara guru, orang tua, dan siswa untuk membangun budaya saling menghormati. Sekolah harus menjadi rumah kedua bagi anak, tempat mereka tumbuh aman, nyaman, dan berkarakter.

Dengan pendekatan ini, pendampingan anak di sekolah tidak hanya mengurangi risiko perundungan, tetapi juga mendukung perkembangan generasi muda yang kuat, cerdas, dan berkarakter.

Dikutip dari RRI.co.id

  • Related Posts

    Kemenag Gelar Sidang Isbat 19 Maret Tentukan Lebaran 2026

    Jakarta – Kementerian Agama (Kemenag) akan menggelar sidang isbat untuk menentukan awal Idul Fitri 1447 Hijriah pada Kamis, 19 Maret 2026, bertepatan dengan 29 Ramadan 1447 Hijriah. Sidang digelar di…

    Seskab Paparkan Renovasi 16 Ribu Sekolah dan 218 Jembatan

    Jakarta – Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya memaparkan capaian pemerintah, termasuk renovasi lebih dari 16 ribu sekolah dan pembangunan 218 jembatan dalam 2,5 bulan, saat Sidang Kabinet Paripurna di Istana…