Swasembada Pangan Jadi Pilar Pembangunan Papua, Arahan Presiden Prabowo

Presiden Prabowo Subianto memerintahkan jajaran pemerintah untuk membangun sistem ketahanan pangan berlapis, mulai dari tingkat desa hingga provinsi dan nasional. Arahan ini diberikan agar setiap daerah memiliki ketersediaan lumbung pangan yang memadai, sebagai upaya menjaga ketahanan pangan di seluruh wilayah, khususnya di Papua.

“Kita harus ada lumbung desa sekarang, harus ada lumbung kecamatan, lumbung kabupaten, provinsi, dan lumbung-lumbung nasional. Kita akan lakukan itu, kita akan membantu saudara-saudara supaya setiap kabupaten visa swasembada pangan,” ujar Presiden dalam arahan kepada para kepala daerah se-Papua dan Komite Eksekutif Percepatan Pembangunan Otonomi Khusus Papua di Istana Negara, Selasa (16/12/2025).

Presiden menekankan bahwa ketahanan pangan merupakan fondasi utama bagi keberlangsungan kehidupan bangsa. Menurutnya, setiap bangsa yang mampu bertahan dalam jangka panjang ditopang oleh sistem pangan yang kuat. Swasembada pangan juga dianggap sebagai dasar transformasi pembangunan nasional.

Arahan ini menjadi bagian dari perhatian khusus Presiden Prabowo terhadap percepatan pembangunan Papua. Pembangunan di wilayah ini harus dilakukan secara menyeluruh di semua bidang, dengan ketahanan pangan sebagai pilar utama yang mendukung pertumbuhan ekonomi, stabilitas sosial, dan kesejahteraan masyarakat.

Dikutip dari RRI.co.id

  • Related Posts

    Pratikno Resmi Jadi Ketua Wantimpres, Hatta Rajasa Dilantik sebagai Wakil

    Presiden Prabowo Subianto melantik Pratikno sebagai Ketua Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) di Istana Negara, Jakarta, Jumat (2/10/2026). Dalam pelantikan tersebut, Hatta Rajasa dipercaya sebagai Wakil Ketua Wantimpres, sedangkan Muhammad Qodari…

    Hari ke-18 SAR KM Virgo, Sebanyak 57 Korban Masih dalam Pencarian

    Jakarta – Basarnas terus memperkuat operasi pencarian korban KM Virgo Transport 8 yang tenggelam di Laut Jawa. Memasuki hari ke-18 operasi SAR pada Rabu (30/9/2026), sebanyak 1.041 personel gabungan dikerahkan…