Tagihan Air Tembus Jutaan, Pelanggan PAM Jaya Pertanyakan Lonjakan Tanpa Alasan Jelas

Sejumlah warga Jakarta mengeluhkan kenaikan tarif air PAM Jaya yang dianggap tidak wajar dan memberatkan. Pelanggan menilai tagihan melonjak drastis tanpa adanya peningkatan penggunaan air di rumah. Achmad Rahadijat, pensiunan RSCM, mengatakan tagihan air rumahnya naik perlahan namun jumlahnya besar. Ia awalnya membayar sekitar Rp400 ribu, kemudian naik menjadi Rp600 ribu, hingga akhirnya mencapai Rp1,6 juta pada Oktober 2025. Achmad mengaku kaget karena penggunaan air keluarganya tetap normal dan tidak ada aktivitas tambahan.

Keluhan serupa disampaikan Desy, pelanggan PAM Jaya lainnya. Ia menuturkan kualitas air sering tidak baik meskipun telah menggunakan jetpump. Tagihannya bahkan meningkat hingga tiga kali lipat, mencapai lebih dari satu juta rupiah, padahal rumahnya sering ditinggal dan tidak ada penghuni. Ia memohon perhatian pemerintah agar segera menindaklanjuti persoalan ini.

Hingga berita ini diturunkan, RRI masih berupaya menghubungi pihak PAM Jaya untuk meminta klarifikasi terkait lonjakan tagihan dan keluhan pelanggan.

Dikutip dari RRI.co.id

  • Related Posts

    Dana Rp20 Triliun untuk BPJS Kesehatan Cair Bertahap Oktober-November 2026

    Jakarta – Pemerintah menyiapkan tambahan dana APBN sebesar Rp20 triliun untuk memperkuat kondisi keuangan BPJS Kesehatan. Dana tersebut akan dicairkan dalam dua tahap, masing-masing Rp10 triliun pada Oktober dan November…

    Keuangan BPJS Kesehatan 2027 Jadi Bahasan Rapat Prabowo Bersama Sejumlah Menteri

    Jakarta – Presiden Prabowo Subianto memanggil sejumlah menteri dan Direktur Utama BPJS Kesehatan Prihati Pujowaskito ke Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (28/9/2026). Pertemuan tersebut membahas kondisi keuangan BPJS Kesehatan, khususnya untuk…