Tiga Instansi Gelar Pelatihan PPGD di SMKN 1 Punggelan, Upaya Tekan Fatalitas Kecelakaan Usia Produktif

Banjarnegara – Maraknya angka kecelakaan lalu lintas yang melibatkan usia produktif memicu respons cepat dari sejumlah instansi di Kabupaten Banjarnegara. Jasa Raharja, Satlantas Polres Banjarnegara, dan Dinas Kesehatan Kabupaten Banjarnegara bersinergi menggelar sosialisasi keselamatan lalu lintas sekaligus pelatihan Pertolongan Pertama Gawat Darurat (PPGD) di SMK Negeri 1 Punggelan, Sabtu (20/6). Kegiatan yang berlangsung dari pukul 09.00 hingga 11.00 WIB ini diikuti secara intensif oleh siswa-siswi yang tergabung dalam organisasi Patroli Keamanan Sekolah (PKS).

Sinergi lintas sektoral ini dilandasi atas keprihatinan bersama terhadap kerentanan para remaja di jalan raya, di mana kelompok pelajar dan pemuda usia produktif sering kali menjadi korban fatalitas akibat kecelakaan lalu lintas. Melalui pendekatan preventif dan edukatif ini, ketiga instansi berkomitmen untuk membangun kesadaran berkendara yang aman sejak dini, sekaligus memberikan pemahaman bahwa keselamatan di jalan raya merupakan tanggung jawab bersama yang dimulai dari lingkungan sekolah.

Guna meminimalisasi risiko di jalan raya, para peserta dibekali materi komprehensif baik secara teori maupun praktik. Dalam sesi pertama, Satlantas Polres Banjarnegara memaparkan pentingnya tertib berlalu lintas, kewajiban melengkapi kelengkapan berkendara, serta dampak buruk yang dipicu oleh pembiaran pelanggaran di jalan raya. Pada kesempatan yang sama, perwakilan Jasa Raharja turut memberikan edukasi mengenai pentingnya Sumbangan Wajib Dana Kecelakaan Lalu Lintas Jalan (SWDKLLJ). Gotong royong melalui SWDKLLJ ini merupakan proteksi dasar yang manfaatnya dikembalikan langsung kepada masyarakat dalam bentuk santunan bagi korban kecelakaan lalu lintas, baik luka-luka maupun meninggal dunia.

Terkait hal tersebut, Jasa Raharja bersama Satlantas dan UPPD menekankan pentingnya kepatuhan para pemilik kendaraan untuk melakukan pembayaran pajak tepat waktu. Pembayaran SWDKLLJ ini dilakukan terintegrasi setiap tahunnya pada saat masyarakat melakukan pembayaran Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) serta pengesahan Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) di kantor Samsat. Dengan membayar pajak dan mengesahkan STNK tepat waktu, masyarakat tidak hanya tertib secara administrasi hukum kendaraan, tetapi juga memastikan hak perlindungan santunan bagi pengguna jalan tetap aktif dan terjaga secara berkelanjutan.

Tidak hanya fokus pada regulasi dan pencegahan, kegiatan ini juga memberikan penekanan pada penanganan pasca-kecelakaan melalui aspek medis. Tim medis dari Dinas Kesehatan Kabupaten Banjarnegara menerjunkan personelnya untuk melatih para siswa mengenai teknik PPGD. Dalam simulasi tersebut, anggota PKS diajarkan tata cara melakukan prosedur panggilan darurat, penanganan pertama pada cedera patah tulang, hingga teknik evakuasi korban yang aman agar tidak memperparah kondisi cedera di lokasi kejadian. Melalui kegiatan terpadu ini, diharapkan angka kecelakaan dan tingkat fatalitas korban di wilayah Kabupaten Banjarnegara dapat ditekan secara signifikan

  • Related Posts

    SIGAP Instansi Jasa Raharja Menyasar PT Wijaya Sakti Abadi, Dorong Kepatuhan Pajak Kendaraan

    Sleman – PT Jasa Raharja Kantor Wilayah D.I. Yogyakarta terus memperkuat pelaksanaan Program SIGAP (Samsat Initiative for Growth Achievement Program) Instansi sebagai upaya meningkatkan kepatuhan terhadap kewajiban Pajak Kendaraan Bermotor…

    PT Jasa Raharja Sulawesi Tengah Terima Kunjungan Kerja Tim Samsat Parigi Moutong

    Parigi Moutong – Kepala Kantor Wilayah PT Jasa Raharja Sulawesi Tengah, Sugeng Hariadi, S.Pd., QCRO bersama Kepala Unit Operasional dan Humas Jasa raharja Sulawesi Tengah, Agus Ambarwanto, S.Pd, CHCM menerima…