Semarang – Tim Pembina Samsat yang terdiri dari Jasa Raharja Semarang, Satlantas Polrestabes Semarang, Bapenda Provinsi Jawa Tengah, Bapenda Kota Semarang, serta Satpol PP Kota Semarang menggelar kegiatan sosialisasi kepatuhan pajak dan tertib lalu lintas secara humanis di Jalan Siliwangi, Selasa (12/5/2026). Kegiatan ini difokuskan untuk mengedukasi pengguna jalan mengenai pentingnya legalitas kendaraan dan pemenuhan kewajiban Pajak Kendaraan Bermotor (PKB).
Dalam kegiatan yang berlangsung di depan Kantor KTV Semarang tersebut, petugas memberikan imbauan persuasif kepada pengendara. Selain memeriksa kelengkapan administrasi, petugas juga mengingatkan masyarakat untuk selalu mengedepankan keselamatan dengan menggunakan helm standar, membawa SIM dan STNK, serta memastikan kondisi teknis kendaraan tetap prima.
Kepala Cabang Jasa Raharja Semarang, Manggala Aji Mukti, dalam kesempatan terpisah menyampaikan bahwa sosialisasi ini merupakan upaya preventif untuk memberikan pemahaman mengenai manfaat pajak kendaraan. Salah satunya terkait dengan perlindungan asuransi kecelakaan.
“Dalam setiap pembayaran pajak kendaraan, terdapat komponen SWDKLLJ yang merupakan dana santunan bagi korban kecelakaan lalu lintas. Sosialisasi ini bertujuan agar masyarakat sadar bahwa ketaatan membayar pajak berbanding lurus dengan kepastian jaminan perlindungan bagi pengguna jalan,” jelasnya.
Pendekatan yang dilakukan petugas di lapangan lebih bersifat edukatif ketimbang penindakan. Meski bersifat sosialisasi, petugas mendapati sedikitnya 12 unit kendaraan roda dua yang belum tertib administrasi maupun kelengkapan berkendara. Berkat edukasi yang dilakukan, beberapa pemilik kendaraan langsung melakukan pelunasan pajak di tempat.
Pihak Jasa Raharja Semarang menyampaikan bahwa kegiatan sosialisasi kepatuhan pajak ini merupakan sarana strategis untuk membangun kesadaran kolektif. Dengan meningkatnya kepatuhan administrasi, diharapkan legalitas kendaraan masyarakat terjamin dan pelayanan publik dapat terus ditingkatkan.
Melalui kegiatan ini, Tim Pembina Samsat berharap masyarakat Kota Semarang semakin disiplin dalam berkendara dan taat dalam melaksanakan kewajiban pajak. Langkah ini diharapkan mampu menciptakan budaya tertib berlalu lintas yang pada akhirnya berkontribusi dalam menekan angka kecelakaan serta fatalitas korban di jalan raya.





