West Java Investment Summit 2025: 104 Proyek Senilai Rp186,29 Triliun Ditawarkan Investor

Dalam West Java Investment Summit 2025 (WJIS) di Bandung, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mengumumkan penawaran 104 proyek investasi senilai Rp186,29 triliun yang menarik minat ratusan investor, termasuk investor asing.

Rinciannya, terdapat 41 proyek siap ditawarkan (ready to offer) dan 63 proyek potensi baru, mulai dari sektor infrastruktur, agribisnis, hingga pertanian. Menurut Dedi, kepercayaan investor menjadi faktor utama meningkatnya investasi, salah satunya terlihat dari investor yang membawa 40 calon investor lain ke forum WJIS.

Pemprov Jabar berkomitmen memberikan dukungan penuh untuk kelancaran investasi, mulai dari urusan teknis hingga pemanfaatan infrastruktur. Dedi menyebut, dirinya siap menjadi “bulldozer” yang mengatasi semua hambatan investasi agar proses berjalan cepat dan efisien.

Berdasarkan data Dinas PMPTSP Jabar, realisasi investasi di Jawa Barat hingga 2025 telah mencapai Rp218 triliun dari target pemerintah pusat Rp271 triliun. Jawa Barat menjadi provinsi dengan peran strategis dalam perekonomian nasional, berkontribusi 13 persen terhadap ekonomi Indonesia, dan 23 persen jika dibandingkan provinsi Jawa lain.

Kepala Dinas PMPTSP Jabar, Dedi Taufik, menekankan bahwa melalui pertemuan one-on-one dengan investor, peluang investasi Jawa Barat dapat segera direalisasikan, mendukung pertumbuhan ekonomi dan pembangunan berkelanjutan.

Dikutip dari antaranews.com

  • Related Posts

    Rupiah Naik Tipis ke Rp17.947 Jelang Akhir Pekan

    Nilai tukar rupiah menguat tipis terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan Jumat (2/10) pagi. Rupiah berada di level Rp17.947 per dolar AS, naik 19 poin atau 0,11 persen dibandingkan…

    DJP Percepat Pemungutan PPh 22 melalui Marketplace Mulai 1 Oktober 2026

    Direktorat Jenderal Pajak (DJP) mempercepat penerapan pemungutan Pajak Penghasilan (PPh) Pasal 22 atas penghasilan pedagang dalam negeri melalui lokapasar atau marketplace. Kebijakan yang semula dijadwalkan mulai 1 November 2026 tersebut…