Pemerintah Siapkan Bantuan Pangan dan Beras Subsidi Hadapi Musim Kemarau

Pemerintah menyiapkan sejumlah kebijakan pangan untuk menjaga daya beli masyarakat dan mengendalikan harga kebutuhan pokok di tengah musim kemarau dan masa paceklik. Salah satunya melalui penyaluran bantuan pangan beras serta penyediaan beras subsidi di pasar.

Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan mengatakan bantuan pangan untuk alokasi Juli, Agustus, dan September akan disalurkan sekaligus sebanyak 30 kilogram kepada setiap penerima manfaat. Program tersebut menyasar sekitar 33,2 juta penerima dari kelompok desil 1 hingga desil 4.

Pemerintah juga akan kembali menyalurkan bantuan pangan untuk periode Oktober, November, dan Desember dengan total 30 kilogram per penerima. Untuk mendukung ketersediaan beras di pasar, pemerintah menyiapkan sekitar 1 juta ton beras subsidi yang akan disalurkan pada Oktober hingga Desember.

Beras subsidi tersebut ditujukan bagi masyarakat yang membutuhkan beras dengan harga lebih terjangkau, dengan harga yang ditargetkan sekitar Rp12.000 hingga Rp12.500 per kilogram. Selain itu, pemerintah menyiapkan sekitar 380 ribu ton tepung bersubsidi untuk mendukung pelaku usaha pangan dan UMKM.

Berbagai kebijakan tersebut diharapkan dapat menjaga pasokan pangan, menekan kenaikan harga, serta mempertahankan daya beli masyarakat selama menghadapi dampak musim kemarau.

  • Related Posts

    Harga Minyak Mentah Indonesia Naik Jadi 89,43 Dolar AS per Barel pada Agustus 2026

    Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mencatat harga minyak mentah Indonesia atau Indonesian Crude Price (ICP) pada Agustus 2026 mencapai 89,43 dolar AS per barel. Angka tersebut meningkat 7,75…

    10 Produk UMKM Pangan Binaan Kemendag Masuk Jaringan Ritel AEON

    Jakarta — Sebanyak 10 produk pangan dari UMKM binaan Kementerian Perdagangan (Kemendag) berhasil masuk ke 19 gerai jaringan ritel AEON Indonesia. Langkah ini menjadi bagian dari upaya memperluas akses pasar…