Badan Gizi Nasional (BGN) mengingatkan masyarakat agar mewaspadai penipuan yang menawarkan percepatan pembukaan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau dapur Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Modus ini diduga menyasar calon mitra dengan meminta sejumlah uang sebagai imbalan atas janji percepatan operasional.
Juru Bicara BGN, Tysa Novenny, meminta masyarakat memeriksa setiap informasi yang mengatasnamakan lembaganya, terutama jika disertai permintaan pembayaran atau instruksi yang belum terverifikasi.
Menurut Tysa, pelaku diduga mendatangi calon mitra dan mengaku membawa nota dinas terkait verifikasi serta validasi SPPG untuk meyakinkan calon korban.
Kepala Biro Hukum dan Humas BGN, Khairul Hidayati, mengimbau masyarakat tidak mudah percaya terhadap pihak yang mengaku sebagai perwakilan BGN tanpa melakukan pemeriksaan melalui kanal resmi.
Masyarakat yang menemukan dugaan penipuan diminta menyimpan bukti berupa percakapan, identitas pihak yang menghubungi, dan dokumen terkait untuk membantu proses pelaporan.
BGN menyediakan sejumlah saluran pengaduan, yakni call center SAGI 127, SP4N-LAPOR! BGN, PO BOX 45000, dan Lapor Mas Dar. Masyarakat disarankan memastikan kanal pelaporan tersebut melalui informasi resmi BGN sebelum menyampaikan pengaduan.







