Pembangunan HAM di Indonesia: Kemenkumham Tekankan Kolaborasi Seluruh Pemangku Kepentingan

Pembangunan HAM di Indonesia membutuhkan kolaborasi seluruh pemangku kepentingan, bukan hanya Kementerian HAM. Sekretaris Jenderal Kemenkumham, Novita Ilmaris, menekankan bahwa keberhasilan pembangunan HAM bergantung pada sinergi antara kementerian, lembaga pemerintah, pemerintah daerah, serta masyarakat sipil.

Dalam konteks ini, Musyawarah Perencanaan Pembangunan HAM Nasional (Musrenbang HAM) menjadi forum strategis untuk perencanaan partisipatif yang terstruktur. Musrenbang HAM dirancang agar seluruh pihak dapat merumuskan arah pembangunan HAM nasional secara kolektif, sekaligus memastikan implementasi Peraturan Menteri HAM Nomor 14 Tahun 2025 berjalan efektif.

Menteri HAM Natalius Pigai menambahkan bahwa Musrenbang HAM Nasional merupakan tonggak sejarah pertama bagi Indonesia dalam membangun HAM secara sistematis dan terencana. Forum ini menjadikan HAM sebagai bagian dari langkah-langkah strategis pembangunan bangsa, memastikan hak asasi manusia menjadi prioritas dalam setiap kebijakan dan program pemerintah.

Dengan langkah ini, pembangunan HAM di Indonesia diharapkan semakin inklusif, terukur, dan melibatkan seluruh lapisan masyarakat untuk mencapai keadilan dan perlindungan hak asasi yang maksimal.

Dikutip dari RRI.co.id

  • Related Posts

    Kemenag Gelar Sidang Isbat 19 Maret Tentukan Lebaran 2026

    Jakarta – Kementerian Agama (Kemenag) akan menggelar sidang isbat untuk menentukan awal Idul Fitri 1447 Hijriah pada Kamis, 19 Maret 2026, bertepatan dengan 29 Ramadan 1447 Hijriah. Sidang digelar di…

    Seskab Paparkan Renovasi 16 Ribu Sekolah dan 218 Jembatan

    Jakarta – Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya memaparkan capaian pemerintah, termasuk renovasi lebih dari 16 ribu sekolah dan pembangunan 218 jembatan dalam 2,5 bulan, saat Sidang Kabinet Paripurna di Istana…