Lonjakan Gangguan Mental Anak di Indonesia: Pemerintah Dorong Sinkronisasi Kebijakan

Gangguan mental anak di Indonesia meningkat drastis dalam beberapa tahun terakhir, memicu kebutuhan mendesak akan sinkronisasi kebijakan lintas lembaga. Wihaji dari BKKBN menekankan pentingnya kolaborasi kementerian agar intervensi kesehatan mental dapat berjalan optimal dan tepat sasaran.

Menkes Budi Gunadi Sadikin melaporkan bahwa gangguan mental pada anak lima kali lebih tinggi dibanding orang dewasa, dipicu oleh interaksi sosial yang berubah akibat paparan gadget berkepanjangan. Screening menunjukkan tingkat anxiety dan depresi anak jauh lebih tinggi secara konsisten.

Dirut BPJS Kesehatan, Ali Ghufron Mukti, menegaskan bahwa seluruh gangguan mental, mulai dari kecemasan hingga psikosis, dijamin oleh sistem nasional. Pemerintah terus memperkuat edukasi publik agar masyarakat sadar manfaat layanan ini dan kasus dapat tertangani lebih cepat.

Dengan langkah terpadu, diharapkan gangguan mental anak dapat ditekan, memberikan perlindungan psikologis optimal bagi generasi muda Indonesia.

Dikutip dari RRI.co.id

  • Related Posts

    Prabowo Hadiri Jamuan KTT ASEAN, Perkuat Solidaritas Kawasan

    Presiden Prabowo Subianto menghadiri jamuan makan malam dalam rangkaian KTT ASEAN ke-48 yang digelar di Cebu, Filipina, Jumat malam (8/5). Kehadiran tersebut menjadi bagian dari upaya mempererat solidaritas dan kerja…

    Wapres Gibran Minta Nelayan Maksimalkan Fasilitas untuk Dongkrak Produksi

    Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka meminta nelayan memaksimalkan pemanfaatan fasilitas di Kampung Nelayan Merah Putih Desa Margasari, Lampung Timur, guna meningkatkan produksi dan kesejahteraan masyarakat pesisir. Peninjauan dilakukan untuk memastikan…