16 Nagari di Agam Terima Bantuan Pipanisasi dari Kemenhut Akibat Krisis Air Bersih

Kementerian Kehutanan (Kemenhut) menyalurkan bantuan air bersih di Kabupaten Agam, Sumatera Barat, bagi 16 nagari atau desa yang terdampak bencana tanah longsor dan banjir bandang. Bantuan tersebut berupa pipa paralon dan tandon air guna mengatasi kesulitan air bersih yang dialami warga.

Direktur Pendayagunaan Sumber Daya dan Pengamanan Hutan Ditjen Gakkum Kehutanan Kemenhut, Suharyono, mengatakan bantuan pipanisasi tersebut disalurkan ke nagari yang tersebar di Kecamatan Tanjung Raya, Palembayan, Matur, Ampek Koto, dan Malalak.

“Setiap nagari mendapatkan pipa dan tandon atau bak penampung air,” kata Suharyono di Lubuk Basung, Jumat.

Menurutnya, bantuan air bersih Agam ini sangat dibutuhkan masyarakat karena jaringan air bersih rusak akibat bencana. Pendistribusian pipa dan bak penampung telah mulai dilakukan di sejumlah nagari terdampak.

“Insya Allah, beberapa hari ke depan air sudah bisa mengalir ke permukiman warga dan dapat dimanfaatkan untuk kebutuhan sehari-hari,” ujarnya.

Kemenhut menegaskan bahwa penyediaan air bersih menjadi prioritas karena warga terdampak mulai mengalami gangguan kesehatan seperti penyakit kulit, gatal-gatal, dan infeksi akibat keterbatasan air bersih.

Dikutip dari antaranews.com

  • Related Posts

    Perkuat Pelayanan kepada Masyarakat, Jasa Raharja Gelar Pemeriksaan Kesehatan Gratis di Samsat Demak

    Kab. Demak – PT Jasa Raharja Kantor Wilayah Jawa Tengah bersama Dinas Kesehatan Kabupaten Demak menyelenggarakan kegiatan pemeriksaan kesehatan gratis di Samsat Demak, Jumat (14/8). Kegiatan ini menjadi bagian dari…

    Tim Pembina Samsat Kota Tegal Apresiasi Wajib Pajak pada Peringatan Hari Lahir Pramuka

    TEGAL – Tim Pembina Samsat Kota Tegal turut berpartisipasi dalam kegiatan Peringatan Hari Lahir Pramuka yang diselenggarakan Pemerintah Kota Tegal, Kamis (13/8/2026). Dalam kegiatan tersebut, Samsat Kota Tegal menghadirkan layanan…