16 Nagari di Agam Terima Bantuan Pipanisasi dari Kemenhut Akibat Krisis Air Bersih

Kementerian Kehutanan (Kemenhut) menyalurkan bantuan air bersih di Kabupaten Agam, Sumatera Barat, bagi 16 nagari atau desa yang terdampak bencana tanah longsor dan banjir bandang. Bantuan tersebut berupa pipa paralon dan tandon air guna mengatasi kesulitan air bersih yang dialami warga.

Direktur Pendayagunaan Sumber Daya dan Pengamanan Hutan Ditjen Gakkum Kehutanan Kemenhut, Suharyono, mengatakan bantuan pipanisasi tersebut disalurkan ke nagari yang tersebar di Kecamatan Tanjung Raya, Palembayan, Matur, Ampek Koto, dan Malalak.

“Setiap nagari mendapatkan pipa dan tandon atau bak penampung air,” kata Suharyono di Lubuk Basung, Jumat.

Menurutnya, bantuan air bersih Agam ini sangat dibutuhkan masyarakat karena jaringan air bersih rusak akibat bencana. Pendistribusian pipa dan bak penampung telah mulai dilakukan di sejumlah nagari terdampak.

“Insya Allah, beberapa hari ke depan air sudah bisa mengalir ke permukiman warga dan dapat dimanfaatkan untuk kebutuhan sehari-hari,” ujarnya.

Kemenhut menegaskan bahwa penyediaan air bersih menjadi prioritas karena warga terdampak mulai mengalami gangguan kesehatan seperti penyakit kulit, gatal-gatal, dan infeksi akibat keterbatasan air bersih.

Dikutip dari antaranews.com

  • Related Posts

    BPBD Kendari: 2.985 Warga Terdampak, Ratusan Rumah Terendam Banjir

    Bencana banjir melanda Kendari, Sulawesi Tenggara, menyebabkan sedikitnya 657 rumah terendam dan sekitar 2.985 warga terdampak. Data sementara dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) menyebutkan banjir terjadi di 15 titik…

    Dua Desa di Parigi Moutong Terendam Banjir, Tanggul Jebol

    Banjir melanda dua desa di Kecamatan Moutong, Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, akibat hujan deras yang mengguyur wilayah tersebut dalam waktu cukup lama. Badan Penanggulangan Bencana Daerah setempat melaporkan luapan…