Bencana banjir melanda Kendari, Sulawesi Tenggara, menyebabkan sedikitnya 657 rumah terendam dan sekitar 2.985 warga terdampak. Data sementara dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) menyebutkan banjir terjadi di 15 titik lokasi, dengan wilayah terparah berada di Kelurahan Kambu, Lepo-Lepo, Baruga, Poasia, hingga Wua-Wua akibat luapan Sungai Wanggu.
Selain merendam permukiman, banjir juga berdampak pada kerusakan lahan pertanian seluas sekitar 50 hektare serta infrastruktur jalan di sejumlah wilayah. Tidak hanya itu, beberapa rumah di kawasan Anduonohu dan Kecamatan Kendari Barat dilaporkan rusak akibat tanah longsor yang dipicu kondisi cuaca ekstrem.
Pihak BPBD melalui Kepala BPBD Cornelius Padang mengimbau masyarakat tetap tenang namun meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan guna meminimalkan risiko bencana susulan di wilayah terdampak.
Dikutip dari antaranews.com





