Kemenbud Ajukan Tempe Jadi Warisan Budaya Tak Benda ke UNESCO 2026

Kementerian Kebudayaan (Kemenbud) resmi mengajukan tempe sebagai Warisan Budaya Tak Benda ke UNESCO. Wakil Menteri Kebudayaan Giring Ganesha menegaskan tempe memiliki nilai budaya, ilmu, dan kesehatan yang selaras dengan tren global clean eating dan vegan.

Direktur Jenderal Diplomasi, Promosi, dan Kerja Sama Kebudayaan, Endah T.D. Retno Astuti, menyampaikan bahwa tempe sedang dikaji UNESCO dan diharapkan disahkan pada 2026 sebagai warisan budaya ke-17 Indonesia. Setelah diinskripsi, produk tempe akan diberi label resmi sebagai Warisan Budaya Tak Benda UNESCO.

Selain sebagai makanan, tempe juga dianggap sebagai pengetahuan lokal yang bisa diterapkan secara global. Ragam olahan tempe ke depan diperkirakan akan semakin beragam, termasuk inovasi seperti jus tempe dan olahan kreatif lainnya.

Dikutip dari RRI.co.id

  • Related Posts

    Menko Pangan Dorong Sinergi Desa Dukung Program Makan Bergizi Gratis

    Pemerintah terus mengoptimalkan peran desa dalam membangun ekosistem pangan nasional melalui kolaborasi antara Perkumpulan Aparatur Desa Seluruh Indonesia (PAPDESI), Badan Usaha Milik Desa (BUMDes), Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP), dan…

    Mentan Tantang Kampus Ciptakan Inovasi Pertanian untuk Tingkatkan Produktivitas

    Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menantang perguruan tinggi untuk memperkuat inovasi pertanian yang siap diterapkan di lapangan. Menurutnya, hasil riset kampus tidak boleh berhenti di laboratorium, tetapi harus dihilirkan agar…