Harga Minyak Dunia Turun di Awal 2026, Brent Rp60,75/Barel

Harga minyak dunia sedikit turun pada hari pertama perdagangan 2026, setelah mencatatkan kerugian tahunan terbesar sejak 2020. Pada Jumat (Sabtu WIB), harga minyak mentah Brent turun 10 sen menjadi USD 60,75 per barel, sementara WTI AS turun 10 sen menjadi USD 57,32 per barel. Penurunan dipengaruhi kekhawatiran investor terhadap kelebihan pasokan, risiko geopolitik termasuk perang Rusia-Ukraina, serta sanksi AS terhadap sektor minyak Venezuela.

Di Timur Tengah, ketegangan antara Arab Saudi dan Uni Emirat Arab terkait Yaman meningkat, menjelang pertemuan virtual OPEC+ pada 4 Januari yang diperkirakan akan menunda peningkatan produksi pada kuartal pertama 2026. China juga diperkirakan akan terus menambah stok minyak mentah pada paruh pertama tahun ini, memberikan batas bawah bagi harga minyak.

Sepanjang 2025, patokan Brent dan WTI mencatatkan kerugian hampir 20%, penurunan tahunan paling tajam sejak 2020. Brent mengalami kerugian untuk tahun ketiga berturut-turut, menjadi rentetan terpanjang yang pernah tercatat. Analis energi DBS, Suvro Sarkar, memperkirakan harga Brent akan bergerak stabil di kisaran USD 60–65 per barel sepanjang 2026.

Data ini menunjukkan bahwa meskipun risiko geopolitik tinggi, faktor pasokan dan kebijakan produksi OPEC+ tetap menjadi penentu utama pergerakan harga minyak dunia.

Dikutip dari liputan6.com

  • Related Posts

    BTN Siapkan Rp23,18 Triliun untuk Kebutuhan Uang Tunai Jelang Lebaran 2026

    PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) menyiapkan uang tunai sebesar Rp23,18 triliun untuk memastikan kecukupan dana bagi masyarakat dan nasabah selama periode Hari Raya Idul Fitri 2026. Penyediaan dana…

    IHSG Senin Pagi Melemah 21,76 Poin

    Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Senin pagi (16/3/2026) dibuka melemah 21,76 poin atau 0,30 persen ke posisi 7.115,45. Sementara itu, kelompok 45 saham…