Prabowo Minta Perizinan Usaha Dipermudah untuk Ciptakan Lapangan Kerja

Presiden Prabowo Subianto mendorong reformasi regulasi dan percepatan perizinan usaha guna memperkuat perekonomian nasional serta membuka lebih banyak lapangan kerja. Dalam arahannya di Kejaksaan Agung, Jakarta, Rabu (13/5/2026), Prabowo meminta seluruh kementerian dan lembaga memperbaiki sistem birokrasi yang dinilai masih lambat dan tidak efisien.

Prabowo juga menginstruksikan Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi untuk membentuk satuan tugas khusus percepatan deregulasi. Satgas tersebut nantinya bertugas menyederhanakan aturan dan memangkas proses perizinan yang selama ini dikeluhkan para pelaku usaha maupun investor.

Menurut Prabowo, banyak pengusaha harus menunggu izin usaha hingga satu sampai dua tahun, sementara beberapa negara lain mampu menyelesaikan proses serupa hanya dalam hitungan minggu. Ia menilai regulasi yang terlalu rumit tidak hanya menghambat investasi, tetapi juga membuka peluang terjadinya praktik korupsi.

Karena itu, Presiden menegaskan pemerintah harus mendukung pengusaha yang ingin bekerja dan berinvestasi secara benar. Ia berharap langkah deregulasi dapat mempercepat pertumbuhan ekonomi, meningkatkan kepercayaan investor, dan memperluas kesempatan kerja bagi masyarakat Indonesia.

Dikutip dari antaranews.com

  • Related Posts

    Rocky Gerung Jadi Wantimpres, Tegaskan Sikapnya Tetap Kritis

    Jakarta – Presiden Prabowo Subianto resmi melantik Rocky Gerung sebagai anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) di Istana Negara, Jakarta, Jumat (2/10/2026). Rocky menjadi salah satu dari 26 anggota Wantimpres yang…

    Pratikno Resmi Jadi Ketua Wantimpres, Hatta Rajasa Dilantik sebagai Wakil

    Presiden Prabowo Subianto melantik Pratikno sebagai Ketua Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) di Istana Negara, Jakarta, Jumat (2/10/2026). Dalam pelantikan tersebut, Hatta Rajasa dipercaya sebagai Wakil Ketua Wantimpres, sedangkan Muhammad Qodari…