Gayo Lues, Aceh — Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian meninjau persawahan di Aih Badak, Kecamatan Dabun Gelang, Gayo Lues, Minggu (11/1/2026), untuk mendorong revitalisasi sawah terdampak bencana agar kembali produktif dan mendukung ketahanan pangan nasional.
Tito menjelaskan, sawah yang terdampak akan dioptimalkan melalui bantuan benih, pupuk, irigasi, serta alat dan mesin pertanian. Selain optimalisasi lahan, program cetak sawah baru juga dilakukan untuk menambah kapasitas produksi, meski prosesnya lebih panjang.
Perekonomian lokal Gayo Lues mulai pulih, ditandai dengan beroperasinya pasar, warung, restoran, dan ketersediaan BBM serta LPG yang mencukupi. Namun, masih ada beberapa rumah warga terdampak bencana yang akan dibantu sesuai kategori kerusakan: ringan Rp15 juta, sedang Rp30 juta, dan berat Rp60 juta.
Masyarakat terdampak juga dapat diusulkan masuk program bantuan sosial reguler seperti PKH, Prakerja, dan PBI BPJS Kesehatan. Akses jalan darat mulai pulih, memudahkan distribusi bantuan logistik, termasuk beras dari Bulog.
“Program revitalisasi sawah ini bagian dari upaya pemerintah mempercepat pemulihan pascabencana sekaligus mendukung swasembada pangan nasional,” tegas Mendagri Tito Karnavian.
Dikutip dari liputan6.com








