Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Sulawesi Tengah menetapkan status siaga kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kabupaten Parigi Moutong menyusul meningkatnya jumlah titik api di wilayah tersebut.
Pelaksana Tugas Kepala BPBD Sulteng Asbudianto mengatakan, hingga saat ini tercatat 17 titik api yang tersebar di 17 desa pada enam kecamatan. Total luas lahan yang terdampak kebakaran mencapai sekitar 21 hektare, meliputi kebun durian, kakao, kelapa, cengkeh, dan pala.
Kebakaran lahan yang mulai terjadi sejak Minggu (1/2) tersebut diduga dipicu aktivitas pembersihan lahan oleh masyarakat, yang diperparah oleh kondisi cuaca panas ekstrem tanpa hujan hampir selama satu bulan terakhir.
BPBD Sulteng telah mengerahkan satu unit alat berat, satu unit mobil tangki air, serta belasan personel untuk membantu proses pemadaman di sejumlah kecamatan, antara lain Tinombo, Parigi Barat, Parigi Tengah, Parigi Utara, Parigi Selatan, Sidoan, dan Pangi.
Asbudianto menambahkan, status siaga berpotensi ditingkatkan menjadi status darurat apabila kondisi kebakaran terus meluas. Namun, keputusan tersebut masih menunggu hasil kajian tim asesmen lapangan yang saat ini tengah melakukan pemantauan.
Dikutip dari antaranews.com






