Gelora Ingatkan Potensi Perang Kawasan Akibat Agresi Militer Israel-AS ke Iran

Jakarta – Sekretaris Jenderal Partai Gelombang Rakyat (Gelora) Indonesia, Mahfuz Sidik, menilai serangan militer Israel dengan dukungan Amerika Serikat terhadap Iran berpotensi memicu perang kawasan di Timur Tengah. Iran membalas serangan dengan melancarkan roket ke Israel dan sejumlah negara yang menjadi lokasi pangkalan militer AS, termasuk Bahrain, Kuwait, Qatar, Uni Emirat Arab, Irak, Suriah, dan Arab Saudi.

Mahfuz menekankan bahwa agresi militer ini dapat menyeret negara Teluk ke konflik dan menguntungkan Israel, serta memperkuat sentimen negatif masyarakat Muslim terhadap AS dan Israel, terutama karena serangan terjadi di bulan suci Ramadan. Ia menilai aksi militer tersebut juga menimbulkan ketidakpercayaan terhadap upaya perdamaian Presiden AS Donald Trump di Gaza dan bertentangan dengan inisiatif resolusi konflik di kawasan.

Mahfuz mengingatkan negara-negara Teluk untuk menahan diri agar tidak terlibat langsung dalam perang dan mendorong jalur diplomasi serta perlindungan warga sipil. Menurutnya, agresi ini menunjukkan ambisi Israel untuk mencapai tujuan politiknya dengan jalan perang, bukan diplomasi, sehingga memperbesar risiko ketegangan dan konflik di seluruh Timur Tengah.

Dikutip dari antaranews.com

  • Related Posts

    GKSR Dorong Sistem Pemilu Lebih Inklusif dan Representatif

    Gerakan Kedaulatan Suara Rakyat (GKSR) mendorong sistem Pemilu yang lebih inklusif dan representatif dalam Seminar Nasional di Jakarta Selatan, Selasa (3/3/2026). Fokus utama seminar adalah Parliamentary Threshold (PT) dan dampaknya…

    Menlu Sugiono Tanggapi Desakan Indonesia Mundur dari Board of Peace

    Menteri Luar Negeri Sugiono menanggapi desakan berbagai pihak agar Indonesia mundur dari Board of Peace (BoP) menyusul eskalasi konflik Timur Tengah akibat serangan Amerika Serikat dan Israel ke Iran. Sugiono…