Jasa Raharja Sumatera Barat Hadiri Anev dan Monitoring Pemungutan PKB, Opsen PKB, dan SWDKLLJ Triwulan I 2026 di Tanah Datar

Batusangkar — Dalam rangka evaluasi kinerja penerimaan daerah serta optimalisasi perlindungan dasar bagi masyarakat pengguna jalan, Tim Pembina Samsat Batusangkar melaksanakan kegiatan analisa dan evaluasi (anev) serta monitoring terhadap pelaksanaan pemungutan Pajak Kendaraan Bermotor (PKB), Opsen PKB, dan SWDKLLJ Triwulan I Tahun 2026 pada Senin (13/4).

Kegiatan yang berlangsung di Aula Bappenda Kabupaten Tanah Datar ini dihadiri oleh Kepala Bappenda Kabupaten Tanah Datar beserta jajaran, Pimpinan Cabang Bank Nagari Batusangkar bersama tim, Kepala Cabang Samsat Batusangkar beserta jajaran, Kasat Lantas Polres Tanah Datar bersama anggota, serta PJ Samsat Batusangkar. Kehadiran seluruh stakeholder ini menunjukkan sinergi yang kuat dalam mengawal capaian penerimaan daerah dan perlindungan masyarakat.

Forum anev dan monitoring ini membahas capaian realisasi pemungutan PKB, perkembangan penerimaan Opsen PKB, serta optimalisasi SWDKLLJ selama Triwulan I Tahun 2026. Selain itu, dibahas pula strategi peningkatan kepatuhan wajib pajak, pemetaan potensi penerimaan, evaluasi kendala di lapangan, serta langkah tindak lanjut untuk mendorong kinerja pada triwulan berikutnya.

Kegiatan ini juga menjadi sarana memperkuat koordinasi antarinstansi, khususnya dalam sinkronisasi data, peningkatan pelayanan Samsat, dan penguatan inovasi jemput bola kepada masyarakat agar target penerimaan daerah dapat tercapai secara optimal.

Kepala Kantor Wilayah PT Jasa Raharja Sumatera Barat, Teguh Afrianto, menyampaikan bahwa forum evaluasi bersama seperti ini sangat penting dalam menjaga kesinambungan penerimaan daerah sekaligus perlindungan dasar bagi pengguna jalan.

“Kegiatan anev dan monitoring ini menjadi momentum penting untuk melihat capaian Triwulan I sekaligus menyusun strategi bersama menghadapi triwulan berikutnya. Sinergi antara Bappenda, Bank Nagari, Kepolisian, dan Jasa Raharja sangat menentukan keberhasilan optimalisasi PKB, Opsen PKB, dan SWDKLLJ,” ujar Teguh.

Ia menambahkan bahwa SWDKLLJ memiliki peran strategis dalam memastikan kehadiran perlindungan dasar bagi masyarakat saat terjadi risiko kecelakaan lalu lintas.

“Kami berharap melalui evaluasi bersama ini, seluruh stakeholder dapat terus memperkuat koordinasi, inovasi pelayanan, dan pendekatan kepada masyarakat. Dengan demikian, kepatuhan wajib pajak meningkat dan perlindungan dasar bagi masyarakat pengguna jalan dapat terus berjalan optimal,” tambahnya.

Melalui kegiatan ini, Jasa Raharja Sumatera Barat berharap kinerja pemungutan PKB, Opsen PKB, dan SWDKLLJ di Kabupaten Tanah Datar terus meningkat pada triwulan berikutnya, sejalan dengan upaya mendukung pembangunan daerah dan keselamatan masyarakat pengguna jalan.

  • Related Posts

    Jasa Raharja Kalbar Salurkan Program TJSL dalam Peringatan Hari Anak Nasional 2026

    Pontianak – Dalam rangka mendukung kegiatan peringatan Hari Anak Nasional Tahun 2026, Jasa Raharja Kalimantan Barat menyalurkan Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) berupa bantuan dana sebesar Rp5 juta…

    Jasa Raharja Singkawang Tindak Lanjuti Hasil FKLL, Pasang Spanduk Keselamatan di Kabupaten Sambas

    Sambas – Sebagai tindak lanjut hasil Forum Keselamatan Lalu Lintas (FKLL) yang dilaksanakan pada Juni 2026, Jasa Raharja Cabang Singkawang bersama Kepolisian memasang spanduk imbauan keselamatan lalu lintas di sejumlah…