Pemerintah Wajibkan Petani Tanam Padi Genjah Hadapi Ancaman Kemarau Panjang

Kementerian Pertanian mewajibkan petani menanam padi berumur sangat pendek atau “genjah” sebagai langkah antisipasi kemarau panjang yang dipicu fenomena El Nino. Kebijakan ini diiringi penerbitan surat edaran kepada penyuluh pertanian untuk segera mengidentifikasi wilayah rawan kekeringan.

Penyuluh Pertanian Ahli Utama Dedi Nursyamsi menjelaskan, penggunaan varietas genjah dan benih tahan kering seperti Inpago menjadi solusi untuk menjaga produktivitas di tengah ancaman cuaca ekstrem. Selain itu, petani juga didorong menerapkan teknik pengairan hemat air seperti “macak-macak” serta memanfaatkan irigasi pompa.

Ia menekankan pentingnya keserempakan jadwal tanam antarpetani dan penerapan strategi “tanam culik” guna mengoptimalkan hasil panen. Penggunaan bahan organik juga dinilai efektif menjaga kelembapan tanah agar penyerapan nutrisi tetap optimal.

Pemerintah daerah diminta turut berperan dalam pengelolaan distribusi air, termasuk pemanfaatan air hujan dan sumber air tanah dangkal. Kolaborasi seluruh pihak dinilai menjadi kunci menjaga ketahanan pangan nasional di tengah ancaman kekeringan.

Dikutip dari RRI.co.id

  • Related Posts

    Pemerintah Fokus Tangani Karhutla di Sejumlah Wilayah, Belum Ada Rencana Ganti Pejabat

    Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi memastikan pemerintah saat ini fokus menangani kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjadi di sejumlah wilayah Indonesia. Pemerintah pusat juga memberikan dukungan penuh kepada…

    Penyidikan Korupsi MBG Berlanjut, Kejagung Panggil Tenaga Ahli BGN hingga Direktur Perusahaan

    Jakarta — Kejaksaan Agung (Kejagung) kembali mendalami dugaan korupsi tata kelola program Makan Bergizi Gratis (MBG) pada Badan Gizi Nasional (BGN) tahun 2025-2026. Tim penyidik Jaksa Agung Muda Bidang Tindak…