Kongres Wanita Indonesia (Kowani) menegaskan kepemimpinan organisasi saat ini merupakan hasil mekanisme kongres yang sah dan sesuai Anggaran Dasar serta Anggaran Rumah Tangga (AD/ART).
Ketua Umum Nannie Hadji Tjahjanto menyatakan perbedaan pandangan merupakan hal wajar dalam organisasi besar, namun harus disikapi secara bijak melalui jalur organisasi yang tertib, beretika, dan menjunjung persatuan.
Di tengah dinamika yang ada, Kowani tetap menjalankan berbagai program strategis nasional dan kemanusiaan secara aktif. Organisasi juga terus memperkuat kolaborasi lintas sektor serta meningkatkan partisipasi dalam forum internasional.
Salah satu langkah yang tengah dipersiapkan adalah program “Kowani Goes to UNESCO Memory of the World” untuk mendorong pengakuan global terhadap arsip sejarah gerakan perempuan Indonesia. Di dalam negeri, Kowani fokus memperkuat peran perempuan melalui pendekatan kolaboratif, sekaligus menyusun agenda menuju satu abad organisasi sebagai tonggak penting bagi kemajuan perempuan Indonesia.
Dikutip dari RRI.co.id








