Peselancar longboard putri Indonesia, Dhea Natasya, mencatat sejarah baru bagi dunia surfing nasional setelah menjuarai World Surf League (WSL) Longboard Qualifying Series (LQS) 1000 Hamamatsu Open 2026 di Hamamatsu, Jepang, Minggu (17/5). Kemenangan tersebut sekaligus memastikan Dhea tampil pada ajang bergengsi WSL Longboard Tour 2026/2027.
Berdasarkan keterangan Persatuan Selancar Ombak Indonesia (PSOI), Dhea menjadi perempuan Indonesia pertama yang berhasil menembus kompetisi elite longboard dunia tersebut. Atlet berusia 25 tahun itu juga tercatat sebagai wanita Asia keempat yang mampu mencapai level tersebut, setelah tiga peselancar asal Jepang.
Pada babak final yang berlangsung di Pantai Nakatajima, Hamamatsu, Dhea tampil dominan dengan mengoleksi total 15,87 poin dari dua ombak terbaiknya. Catatan itu menjadi skor tertinggi sektor putri sepanjang kompetisi berlangsung. Dhea juga mencetak skor ombak tunggal terbaik dengan nilai 8,67.
Penampilan impresif Dhea membuatnya sukses mengungguli dua peselancar Jepang, yakni Hiroki Yoshikawa dan Yamaguchi Hana, yang harus puas finis di posisi kedua dan ketiga. Prestasi di Hamamatsu juga menjadi gelar kedua Dhea di ajang WSL setelah sebelumnya menjuarai WSL Longboard Qualifying Series Siheung Korea Open pada Juli 2025.
Dhea mengaku sangat bahagia atas pencapaian tersebut dan bertekad mempersiapkan diri lebih maksimal menghadapi WSL Longboard Tour musim depan. Selain Dhea, Indonesia juga meraih hasil positif lewat Dhany Widianto yang finis sebagai runner-up sektor putra setelah mencatat total 12,96 poin dan kalah tipis dari peselancar Jepang, Taka Inoue.
Dikutip dari antaranews.com








