Rupiah Melemah ke Rp17.630 per Dolar AS pada Senin Pagi

Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat kembali melemah pada perdagangan Senin pagi. Rupiah tercatat turun 33 poin atau sekitar 0,19 persen menjadi Rp17.630 per dolar AS dibandingkan posisi penutupan sebelumnya di level Rp17.597 per dolar AS.

Pergerakan kurs rupiah tersebut mencerminkan tekanan yang masih terjadi di pasar keuangan global seiring dinamika ekonomi internasional dan pergerakan mata uang utama dunia.

Pelaku pasar saat ini masih mencermati sejumlah sentimen eksternal, termasuk arah kebijakan suku bunga global serta perkembangan ekonomi Amerika Serikat yang turut memengaruhi pergerakan nilai tukar di kawasan Asia.

Melemahnya rupiah juga menjadi perhatian pasar domestik karena dapat berdampak pada sektor impor, harga komoditas, hingga aktivitas perdagangan nasional dalam jangka pendek.

Dikutip dari antaranews.com

  • Related Posts

    Harga BBM Tetap Stabil Usai Libur Panjang Kenaikan Yesus Kristus

    Harga bahan bakar minyak (BBM) di sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) terpantau stabil setelah libur panjang Kenaikan Yesus Kristus 2026. Tidak ada perubahan harga BBM di SPBU Pertamina,…

    Harga Perak Antam Naik Rp250 di Tengah Pelemahan Emas dan Perak Dunia

    Harga perak produksi PT Aneka Tambang Tbk atau Antam mengalami kenaikan pada perdagangan Senin, 18 Mei 2026. Berdasarkan laman resmi Logam Mulia, harga perak Antam naik Rp250 menjadi Rp49.650 dari…