Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat kembali melemah pada perdagangan Senin pagi. Rupiah tercatat turun 33 poin atau sekitar 0,19 persen menjadi Rp17.630 per dolar AS dibandingkan posisi penutupan sebelumnya di level Rp17.597 per dolar AS.
Pergerakan kurs rupiah tersebut mencerminkan tekanan yang masih terjadi di pasar keuangan global seiring dinamika ekonomi internasional dan pergerakan mata uang utama dunia.
Pelaku pasar saat ini masih mencermati sejumlah sentimen eksternal, termasuk arah kebijakan suku bunga global serta perkembangan ekonomi Amerika Serikat yang turut memengaruhi pergerakan nilai tukar di kawasan Asia.
Melemahnya rupiah juga menjadi perhatian pasar domestik karena dapat berdampak pada sektor impor, harga komoditas, hingga aktivitas perdagangan nasional dalam jangka pendek.
Dikutip dari antaranews.com






