Mendiktisaintek Dorong Penguatan Riset Multidisiplin untuk Hadapi Tantangan Global

Menteri Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi, Brian Yuliarto, menegaskan pentingnya penguatan riset multidisiplin sebagai langkah strategis dalam menghadapi berbagai tantangan global yang terus berkembang.

Menurut Brian, dinamika global saat ini bergerak sangat cepat, mulai dari perubahan geopolitik dan ekonomi dunia hingga perkembangan pesat Artificial Intelligence, perubahan iklim, serta tantangan ketahanan industri. Kondisi tersebut menuntut pendekatan yang lebih integratif dan kolaboratif dalam pengembangan ilmu pengetahuan.

Ia menilai perguruan tinggi memiliki peran penting dalam membangun kepemimpinan global yang mampu menjembatani berbagai dimensi, mulai dari ilmu pengetahuan dan kebijakan hingga inovasi dan keberlanjutan ekonomi.

Karena itu, Brian mendorong lahirnya generasi pemimpin masa depan yang mampu menghadirkan solusi lintas sektor melalui penguatan kolaborasi pengetahuan dan riset yang berdampak langsung bagi masyarakat.

Menurutnya, forum akademik dan riset internasional harus dimanfaatkan untuk melahirkan gagasan baru sekaligus memperkuat jejaring kolaborasi global dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi.

Melalui Kementerian Pendidikan Tinggi Sains dan Teknologi, pemerintah berkomitmen memperkuat ekosistem riset multidisiplin sebagai bagian dari transformasi pendidikan tinggi nasional. Perguruan tinggi diharapkan menjadi ruang lahirnya inovasi, gagasan segar, serta solusi konkret yang relevan dengan kebutuhan pembangunan nasional maupun tantangan global.

Dikutip dari RRI.co.id

  • Related Posts

    Penyidikan Korupsi MBG Berlanjut, Kejagung Panggil Tenaga Ahli BGN hingga Direktur Perusahaan

    Jakarta — Kejaksaan Agung (Kejagung) kembali mendalami dugaan korupsi tata kelola program Makan Bergizi Gratis (MBG) pada Badan Gizi Nasional (BGN) tahun 2025-2026. Tim penyidik Jaksa Agung Muda Bidang Tindak…

    KSP Sebut Sekolah Nasional Terintegrasi Jadi Strategi Pemerataan Pendidikan Berkualitas

    Kantor Staf Presiden (KSP) menyebut program Sekolah Nasional Terintegrasi (SNT) sebagai langkah strategis pemerintah dalam menghadirkan pendidikan berkualitas yang lebih merata hingga ke berbagai wilayah Indonesia. Kepala KSP Dudung Abdurachman…