Bangkit Usai Kalah dari Korea, Sashenka Persembahkan Perunggu untuk Indonesia di Dakar

Judoka muda Indonesia Sashenka Cahaya Fatimah mempersembahkan medali perunggu dari nomor -63 kilogram putri pada Youth Olympic Games Dakar 2026, Senin (2/11). Raihan tersebut sekaligus menjadi medali pertama bagi kontingen Merah Putih dalam ajang olahraga multicabang tingkat dunia itu.

Sashenka meraih medali di Dakar Expo Centre. Prestasi tersebut juga mencatat sejarah karena menjadi medali pertama Indonesia dari cabang judo sepanjang keikutsertaan di Youth Olympic Games, yang dimulai sejak edisi perdana di Singapura pada 2010.

Perjalanan Sashenka menuju podium berlangsung penuh tantangan. Pada pertandingan pertama, ia kalah dari judoka Korea Selatan Kwak Yuju melalui ippon sehingga harus melanjutkan perjuangan lewat babak repechage.

Sashenka kemudian bangkit dengan mengalahkan wakil Lebanon, Teressa Chayeb, melalui ippon pada repechage round of 8. Kemenangan itu membawanya kembali menghadapi Kwak Yuju.

Dalam pertemuan kedua, Sashenka berhasil membalas kekalahan dengan mengamankan dua poin dan mempertahankan keunggulan hingga laga berakhir. Hasil tersebut memastikan langkahnya ke perebutan medali perunggu.

Pada pertandingan penentuan, Sashenka berhadapan dengan judoka Aljazair Dounia Berrahoual. Pertarungan berlangsung ketat, sebelum Sashenka mencetak waza-ari saat waktu tersisa satu menit 20 detik. Keunggulan itu mampu dipertahankan hingga pertandingan selesai.

Sashenka mengaku sempat merasakan tekanan setelah kalah pada laga pertama. Namun, ia berusaha menenangkan diri dan kembali fokus untuk menghadapi pertandingan berikutnya. Ia juga memilih tampil lebih rileks saat kembali bertemu judoka Korea Selatan.

Atlet muda tersebut menyampaikan apresiasi kepada teman, senior, pelatih, PB JI, NOC Indonesia, Kemenpora, Chef de Mission, serta orang tua dan keluarga yang telah mendukung perjuangannya.

Chef de Mission Tim Indonesia, Ita Yuliati, menyatakan bangga atas perjuangan Sashenka. Menurutnya, pencapaian tersebut dapat menjadi motivasi bagi atlet Indonesia lainnya yang masih bertanding di Youth Olympic Games Dakar 2026.

Ketua Komite Olimpiade Indonesia, Raja Sapta Oktohari, turut mengapresiasi prestasi bersejarah itu. Ia menilai medali tersebut menunjukkan potensi atlet muda Indonesia dan menjadi bagian penting dari proses pembinaan menuju kompetisi yang lebih tinggi.

Dengan tambahan perunggu dari Sashenka, Indonesia sementara berada di peringkat ke-28 klasemen medali Youth Olympic Games Dakar 2026. Peluang menambah medali masih terbuka melalui atlet wushu Asael Christo Jacob Rondonuwu yang melaju ke final nomor Men’s Taolu Combined, yang terdiri dari Changquan dan Gunshu.

  • Related Posts

    Jonatan Christie Gagal Juara HYLO Open 2026, Lakshya Sen Rebut Gelar Juara

    Pebulu tangkis tunggal putra Indonesia Jonatan Christie harus puas meraih medali perak HYLO Open 2026 setelah kalah dari wakil India Lakshya Sen pada partai final di Saarlandhalle, Jerman, Minggu (1/11/2026)…

    Presiden Prabowo Berikan Bonus Rp158,3 Miliar untuk Atlet dan Pelatih Asian Games 2026

    Presiden Prabowo Subianto menyerahkan bonus senilai total Rp158,3 miliar kepada atlet dan pelatih Indonesia yang berhasil meraih medali dalam ajang Asian Games dan Asian Para Games Aichi-Nagoya 2026. Penyerahan bonus…