BMKG mencatat 2.768 gempa susulan setelah gempa utama berkekuatan magnitudo 7,7 mengguncang wilayah Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT). Data tersebut tercatat hingga Rabu (19/8/2026) pukul 06.00 WITA, dengan gempa susulan terbesar mencapai magnitudo 6,2 dan terkecil M1,1.
Dari ribuan gempa susulan tersebut, sebanyak 24 kejadian memiliki magnitudo di atas 5 dan 81 gempa dirasakan oleh masyarakat. BMKG menyebut aktivitas kegempaan masih berlangsung secara fluktuatif dan belum menunjukkan pola penurunan yang jelas.
BMKG memperkirakan aktivitas gempa susulan membutuhkan waktu sekitar dua hingga tiga minggu untuk mulai stabil. Pemantauan terus dilakukan di wilayah Flores dan sekitarnya guna melihat perkembangan aktivitas kegempaan.
BMKG juga mengimbau masyarakat tetap tenang dan tidak mudah mempercayai informasi yang tidak berasal dari sumber resmi. Warga diminta mengikuti perkembangan terbaru terkait gempa melalui informasi resmi BMKG.





