Partai Demokrat menegaskan belum pernah membahas skenario pembatasan pencalonan presiden dan wakil presiden dalam Rancangan Undang-Undang (RUU) Pemilu. Sekretaris Jenderal Partai Demokrat, Herman Khaeron, menyebut isu tersebut masih sebatas opini dan bukan bagian dari pembahasan resmi partai maupun DPR.
Herman mengatakan pihaknya tidak mengetahui sumber informasi yang disampaikan Wakil Ketua Umum Partai Demokrat, Benny K. Harman, terkait dugaan adanya skenario pembatasan pasangan calon presiden dan wakil presiden dalam RUU Pemilu. Ia meminta publik tidak menganggap opini tersebut sebagai sebuah kepastian karena hingga kini pembahasan resmi mengenai substansi RUU Pemilu belum dimulai.
Meski demikian, Demokrat mendorong agar pembahasan RUU Pemilu dilakukan lebih awal dengan melibatkan partisipasi publik secara luas. Sebelumnya, Benny K. Harman melalui sebuah opini mengingatkan adanya dugaan skenario yang membatasi pencalonan presiden dan wakil presiden, serta mengajak masyarakat mengawal proses penyusunan RUU Pemilu agar tetap sejalan dengan prinsip demokrasi dan putusan Mahkamah Konstitusi terkait penghapusan ambang batas pencalonan presiden dan wakil presiden.
Dikutip dari cnnindonesia.com







