IHSG Dibuka Menguat, Analis Perkirakan Bervariasi Sebelum Rilis Data Inflasi AS

Jakarta – IHSG pada Selasa pagi dibuka menguat 46,52 poin atau 0,52 persen ke posisi 8.931,24, sementara Indeks LQ45 naik 5,21 poin atau 0,60 persen ke 871,76. IHSG diperkirakan akan bergerak variatif dalam rentang 8.850–8.950 seiring adanya sentimen dari pasar domestik dan global.

Analis Ratih Mustikoningsih dari Ajaib Sekuritas menyebut pelemahan rupiah menjadi salah satu faktor yang memberi tekanan terhadap saham sektor konsumsi dan perbankan di dalam negeri. Di sisi lain, reli harga komoditas, termasuk emas yang sempat menyentuh level tertinggi, menjadi sentimen positif terutama bagi saham sektor material dasar.

Sentimen global juga ikut memengaruhi pasar, dengan pelaku pasar menantikan data inflasi Amerika Serikat yang akan dirilis hari ini, yang dapat menentukan arah pasar lebih lanjut. Sementara itu, bursa saham global seperti Wall Street dan indeks regional Asia memperlihatkan pergerakan beragam pada perdagangan sebelumnya.

Dikutip dari antaranews.com

  • Related Posts

    OJK Catat 7 Inovasi Fintech Lulus Regulatory Sandbox hingga Juli 2026

    Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat tujuh inovasi teknologi finansial atau fintech telah dinyatakan lulus Regulatory Sandbox hingga akhir Juli 2026. Capaian tersebut menjadi bagian dari upaya OJK mendorong perkembangan inovasi…

    Airlangga Sebut Belanja Wisatawan RI ke Luar Negeri Capai Rp118,6 Triliun

    Jakarta – Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengungkapkan pembayaran jasa perjalanan wisatawan Indonesia ke luar negeri mencapai US$6,7 miliar atau sekitar Rp118,66 triliun dengan asumsi kurs Rp17.711 per dolar…