Indonesia Dipastikan Surplus Beras, Stok Nasional 47,1 Juta Ton

Pemerintah memproyeksikan total ketersediaan beras nasional sepanjang 2026 mencapai sekitar 47,1 juta ton, mencerminkan pasokan yang kuat dan posisi surplus untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. Angka tersebut berasal dari stok awal 12,4 juta ton ditambah target produksi nasional 34,7 juta ton, sementara konsumsi diperkirakan 31,1 juta ton, sehingga stok akhir tahun diproyeksikan masih tersisa sekitar 16 juta ton.

Rachmi Widiriani, Direktur Distribusi dan Cadangan Pangan Badan Pangan Nasional, memastikan ketersediaan pangan tetap aman sepanjang tahun, termasuk komoditas lain seperti telur dan daging ayam. Impor dilakukan secara terukur agar tidak mengganggu stabilitas harga di dalam negeri.

Kepala Kantor Staf Kepresidenan Muhammad Qodari menegaskan sektor pangan menjadi prioritas utama pemerintahan Presiden Prabowo Subianto, dengan langkah antisipatif untuk menghadapi potensi krisis global. Menteri Pertanian sekaligus Kepala Bapanas Andi Amran Sulaiman menambahkan stok beras saat ini cukup untuk sekitar 324 hari atau 10,8 bulan, sehingga masyarakat tidak perlu khawatir akan ketersediaan pangan nasional.

Dikutip dari RRI.co.id

  • Related Posts

    Pemerintah Fokus Tangani Karhutla di Sejumlah Wilayah, Belum Ada Rencana Ganti Pejabat

    Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi memastikan pemerintah saat ini fokus menangani kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjadi di sejumlah wilayah Indonesia. Pemerintah pusat juga memberikan dukungan penuh kepada…

    Penyidikan Korupsi MBG Berlanjut, Kejagung Panggil Tenaga Ahli BGN hingga Direktur Perusahaan

    Jakarta — Kejaksaan Agung (Kejagung) kembali mendalami dugaan korupsi tata kelola program Makan Bergizi Gratis (MBG) pada Badan Gizi Nasional (BGN) tahun 2025-2026. Tim penyidik Jaksa Agung Muda Bidang Tindak…