Banjararu – Edukasi keselamatan berlalu lintas perlu dikenalkan sejak usia sekolah agar kebiasaan berkendara yang aman dapat tumbuh dalam keseharian. Hal tersebut disampaikan PT Jasa Raharja (Persero) Kantor Wilayah Kalimantan Selatan melalui kegiatan Sosialisasi Keselamatan Transportasi dan Tugas, Fungsi Jasa Raharja kepada pelajar SMAN 4 Banjarbaru, Selasa (29/9).
Staf Pelayanan Jasa Raharja, M. Noor Taufiq, menyampaikan materi mengenai tugas dan fungsi Jasa Raharja serta pentingnya memahami perlindungan yang diberikan kepada masyarakat. Kegiatan tersebut juga diisi oleh Kanit 2 Si Tatib Subditgakkum Ditlantas Polda Kalsel, AKP Didik Yudi Prayitno, yang memberikan edukasi mengenai keselamatan lalu lintas dan tata tertib berkendara. “Pelajar merupakan bagian penting dalam membangun budaya keselamatan di jalan. Kami berharap materi yang disampaikan dapat menjadi bekal bagi siswa untuk lebih memahami risiko di jalan dan membiasakan diri berkendara secara aman dan tertib,” ujar Taufiq.
Sebagai bagian dari edukasi, Jasa Raharja juga memberikan helm kepada siswa. Pemberian tersebut menjadi pengingat bahwa penggunaan perlengkapan keselamatan merupakan bagian penting ketika berkendara, khususnya bagi pengguna sepeda motor. Melalui pendekatan edukatif dan praktik sederhana seperti ini, pesan keselamatan diharapkan lebih mudah diterapkan dalam aktivitas sehari-hari.
Kepala Kantor Wilayah PT Jasa Raharja (Persero) Kalimantan Selatan, Ahmad Arkan Nugraha, menyampaikan bahwa edukasi kepada pelajar merupakan bagian dari upaya membangun kesadaran keselamatan sejak dini. “Keselamatan tidak hanya berkaitan dengan kepatuhan terhadap aturan, tetapi juga bagaimana setiap orang memahami risiko dan mengambil keputusan yang aman saat berada di jalan. Kami terus mendorong edukasi keselamatan melalui kolaborasi bersama sekolah dan para pemangku kepentingan,” ungkapnya.
Melalui kegiatan tersebut, Jasa Raharja Kalsel berharap para pelajar SMAN 4 Banjarbaru dapat menjadi generasi yang semakin sadar akan pentingnya keselamatan berlalu lintas, baik sebagai pengendara maupun pengguna jalan. Edukasi serupa akan terus didorong sebagai bagian dari upaya membangun budaya tertib dan selamat di jalan.





