InJourney Airports Berikan Diskon Airport Tax 50 Persen Selama Libur Nataru 2026/2027

InJourney Airports memberikan diskon tarif Pelayanan Jasa Penumpang Pesawat Udara (PJP2U) atau airport tax sebesar 50 persen di 36 bandara yang dikelolanya. Potongan tarif ini berlaku untuk seluruh rute penerbangan domestik dengan jadwal keberangkatan pada 22 Desember 2026 hingga 10 Januari 2027.

Kebijakan tersebut bertujuan mendukung mobilitas masyarakat sekaligus mendorong pertumbuhan penerbangan domestik selama libur Natal 2026 dan Tahun Baru 2027 (Nataru). Diskon ini juga diharapkan dapat mengurangi komponen biaya kebandarudaraan sehingga harga akhir tiket pesawat menjadi lebih terjangkau.

Direktur Utama InJourney Airports, Mohammad R. Pahlevi, menyampaikan bahwa kebijakan tersebut mengacu pada Surat Menteri Perhubungan Nomor AU.007/1/1/MHB/2026 tentang potongan harga bandara.

Sementara itu, Commercial Director InJourney Airports, Veri Y. Setiady, memproyeksikan jumlah penumpang pesawat tumbuh sekitar 3 hingga 4 persen dibandingkan total 158 juta penumpang. Untuk mengantisipasi peningkatan tersebut, InJourney Airports bersama Kementerian Perhubungan menyiapkan posko pelayanan terpadu dan optimalisasi layanan penumpang.

Selain itu, berbagai instalasi bertema Natal dan Tahun Baru, penawaran menarik dari tenant, serta kegiatan industri kreatif akan dihadirkan di sejumlah bandara guna meningkatkan kenyamanan dan pengalaman masyarakat selama periode liburan.

  • Related Posts

    Harga Cabai Rawit Merah Tembus Rp125.000 per Kg, Telur Ayam Rp29.500

    Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) Nasional yang dikelola Bank Indonesia mencatat harga cabai rawit merah mencapai Rp125.000 per kilogram (kg) pada Kamis (5/11/2026). Sementara itu, harga telur ayam ras…

    Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Meningkat Jadi 5,47 Persen pada Kuartal III 2026

    Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat pertumbuhan ekonomi Indonesia mencapai 5,47 persen pada kuartal III 2026 secara tahunan (year-on-year/yoy). Angka tersebut meningkat dibandingkan periode yang sama tahun 2025 sebesar 5,04 persen…