Kotawarigin Barat – Sebagai bentuk komitmen dalam mendukung upaya pencegahan kecelakaan lalu lintas, Jasa Raharja Kantor Wilayah Kalimantan Tengah melalui Penanggung Jawab Samsat Pangkalan Bun, Sekar A. Aprilia, menghadiri kegiatan tindak lanjut Forum Lalu Lintas Angkutan Jalan (FLLAJ) Pangkalan Bun yang dilaksanakan pada (3/6) di Desa Sukamulya, Kecamatan Kotawaringin Lama, Kabupaten Kotawaringin Barat. Kegiatan ini berupa rapat koordinasi penanganan lokasi rawan kecelakaan di Desa Suka Makmur, Kecamatan Kotawaringin Lama, serta pembahasan bukaan median jalan di depan Bapperida pada ruas Jalan H.M. Rafii menuju Simpang Tiga Pasar Palagan. Rapat dipimpin oleh Plt. Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Kotawaringin Barat dan dihadiri oleh DPRD Komisi C, Satlantas Polres Kotawaringin Barat, Dinas Perhubungan, Bapperida, Dinas PUPR, Kepala Desa Sagu, serta perwakilan Desa Suka Makmur.
Dalam rapat tersebut, para peserta membahas berbagai langkah strategis guna meningkatkan keselamatan pengguna jalan, khususnya pada lokasi yang selama ini dinilai memiliki potensi tinggi terjadinya kecelakaan lalu lintas. Selain melakukan identifikasi faktor risiko di lapangan, forum juga membahas alternatif penanganan infrastruktur jalan, pengaturan lalu lintas, serta upaya kolaboratif antarinstansi untuk meminimalkan potensi kecelakaan. Pembahasan mengenai bukaan median jalan juga menjadi perhatian penting karena berkaitan langsung dengan kelancaran arus lalu lintas dan keselamatan pengguna jalan di kawasan tersebut.
Kepala Kantor Wilayah Jasa Raharja Kalimantan Tengah, Alfin Syahrin, menyampaikan bahwa keterlibatan Jasa Raharja dalam forum koordinasi ini merupakan bagian dari peran aktif perusahaan dalam mendukung program keselamatan transportasi jalan. Menurutnya, upaya pencegahan kecelakaan harus dilakukan secara terintegrasi melalui sinergi seluruh pemangku kepentingan. “Jasa Raharja tidak hanya hadir dalam memberikan perlindungan dasar kepada korban kecelakaan lalu lintas, tetapi juga berkomitmen untuk berkontribusi dalam upaya pencegahan melalui berbagai forum koordinasi dan kegiatan keselamatan jalan. Penanganan titik rawan kecelakaan membutuhkan kolaborasi yang kuat agar risiko kecelakaan dapat ditekan secara maksimal,” ujar Alfin.
Lebih lanjut, Alfin menegaskan bahwa hasil rapat koordinasi ini diharapkan dapat segera ditindaklanjuti oleh instansi terkait sesuai dengan kewenangan masing-masing sehingga menghasilkan langkah konkret yang berdampak langsung bagi masyarakat. Jasa Raharja akan terus mendukung berbagai program keselamatan lalu lintas melalui pendekatan preventif, edukatif, dan kolaboratif bersama pemerintah daerah, kepolisian, serta seluruh pemangku kepentingan. Dengan sinergi yang berkelanjutan, diharapkan tercipta lingkungan lalu lintas yang lebih aman, tertib, dan berkeselamatan bagi seluruh pengguna jalan di wilayah Kabupaten Kotawaringin Barat maupun Kalimantan Tengah secara umum.






