Karanganyar – Sebagai bentuk kepedulian dan komitmen dalam memberikan perlindungan kepada masyarakat, Petugas Bidang Pelayanan Jasa Raharja Cabang Sukoharjo, Nuning Febriana, melaksanakan kunjungan langsung kepada korban kecelakaan lalu lintas yang tengah menjalani perawatan di RS Indosehat Karanganyar. Kegiatan ini dilaksanakan pada tanggal 31 Oktober 2026 yang bertujuan untuk memastikan korban memperoleh informasi mengenai hak perlindungan, kepastian penjaminan biaya perawatan, serta pendampingan pelayanan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Kunjungan tersebut merupakan bagian dari upaya Jasa Raharja dalam menghadirkan pelayanan yang proaktif dengan menjangkau korban secara langsung di fasilitas kesehatan. Kehadiran petugas di rumah sakit menjadi langkah penting untuk memastikan korban dan keluarga mendapatkan informasi yang dibutuhkan tanpa harus menghadapi sendiri berbagai proses administrasi di tengah situasi yang sulit akibat kecelakaan.
Dalam pelaksanaannya, Nuning Febriana berkomunikasi secara langsung dengan korban maupun keluarga untuk menyampaikan informasi mengenai hak dan kewajiban korban kecelakaan lalu lintas. Petugas juga memberikan penjelasan terkait mekanisme penerbitan Guarantee Letter (GL) sebagai bentuk kepastian penjaminan biaya perawatan bagi korban yang memenuhi persyaratan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Penerbitan GL menjadi salah satu bagian dari mekanisme pelayanan Jasa Raharja dalam mendukung kebutuhan penanganan medis korban. Melalui penjaminan tersebut, koordinasi antara Jasa Raharja dan pihak rumah sakit diharapkan dapat berjalan secara efektif, sehingga proses administrasi dapat ditindaklanjuti dengan baik dan korban memperoleh pelayanan sesuai dengan haknya.
Selain memastikan aspek penjaminan, kunjungan ini juga mengedepankan pendekatan yang humanis melalui penyampaian rasa prihatin dan empati atas musibah yang dialami korban. Doa serta harapan agar korban segera diberikan kesembuhan dan dapat kembali beraktivitas seperti sediakala turut disampaikan oleh petugas. Perhatian tersebut menjadi bagian dari pelayanan yang tidak hanya berfokus pada prosedur, tetapi juga memperhatikan kondisi psikologis korban dan keluarga.
Pada kesempatan yang sama, Nuning Febriana turut menyosialisasikan aplikasi MyJasfren, khususnya fitur Jaminanku, sebagai salah satu sarana digital yang dapat dimanfaatkan masyarakat untuk memperoleh informasi terkait jaminan dan pelayanan Jasa Raharja. Pengenalan layanan digital ini diharapkan dapat membantu korban maupun keluarga dalam mengakses informasi secara lebih mudah dan praktis.
Pemanfaatan aplikasi MyJasfren menjadi bagian dari upaya penguatan layanan berbasis digital agar masyarakat semakin mudah menjangkau informasi yang berkaitan dengan perlindungan Jasa Raharja. Melalui pengenalan fitur Jaminanku, masyarakat diharapkan semakin memahami alternatif akses layanan yang tersedia serta dapat memanfaatkannya sesuai dengan kebutuhan.
Kunjungan langsung dan sosialisasi layanan digital tersebut menunjukkan bahwa peningkatan kualitas pelayanan perlu didukung melalui berbagai pendekatan. Pendampingan secara langsung memberikan ruang komunikasi yang lebih dekat dengan korban dan keluarga, sementara pemanfaatan teknologi digital dapat membantu memperluas akses informasi. Keduanya menjadi bagian dari upaya menghadirkan pelayanan yang lebih responsif, informatif, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.
Sebagai penyelenggara perlindungan dasar bagi korban kecelakaan lalu lintas sesuai dengan ketentuan perundang-undangan, Jasa Raharja terus berupaya memastikan masyarakat memperoleh haknya melalui pelayanan yang cepat, tepat, dan transparan. Komitmen tersebut diwujudkan melalui koordinasi dengan fasilitas kesehatan, pendampingan kepada korban dan keluarga, serta pengembangan akses informasi melalui layanan digital.
Melalui kegiatan ini, Jasa Raharja Cabang Sukoharjo berharap korban dan keluarga dapat memperoleh kepastian informasi serta merasakan kehadiran pelayanan yang memberikan perhatian selama proses perawatan. Jasa Raharja akan terus memperkuat pelayanan yang proaktif, responsif, dan humanis sekaligus mendorong pemanfaatan layanan digital guna memberikan kemudahan akses bagi masyarakat.







