Kasus Daycare Yogyakarta, DPR Dorong Penonaktifan Dosen PTN yang Terlibat

Wakil Ketua Komisi X DPR RI, MY Esti Wijayanti, meminta perguruan tinggi segera menonaktifkan sementara seorang dosen PTN berinisial CD yang diduga terkait kasus kekerasan anak di Daycare Little Aresha, Yogyakarta. Langkah ini dinilai penting sebagai bentuk antisipasi selama proses hukum berlangsung.

Menurut Esti, penonaktifan perlu dilakukan jika yang bersangkutan berstatus tersangka, guna menjaga integritas lembaga pendidikan sekaligus memastikan proses hukum berjalan objektif. Ia juga menyoroti adanya pihak lain, termasuk seorang hakim, yang tercatat dalam struktur organisasi daycare tersebut.

Politikus dari Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia itu menegaskan bahwa pelaku kekerasan, terutama dari kalangan tenaga pendidik atau tokoh berpengaruh, layak mendapatkan sanksi lebih berat karena dianggap memiliki pemahaman hukum dan tanggung jawab moral yang lebih tinggi.

Selain penegakan hukum, Esti menekankan pentingnya pemulihan korban secara menyeluruh. Ia meminta negara hadir memberikan pendampingan kepada anak-anak terdampak agar proses penanganan kasus tidak berhenti hanya pada penghukuman pelaku.

Dikutip dari antaranews.com

  • Related Posts

    PKB Minta PDIP Tegas Tentukan Sikap: Koalisi atau Oposisi

    Ketua Fraksi PKB DPR RI Jazilul Fawaid menyampaikan harapan agar Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) dan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) dapat memperjelas sikap politik masing-masing, khususnya terkait posisi dalam pemerintahan.…

    PSI Tegaskan Kunjungan Jokowi ke Daerah Bukan Safari Politik

    Partai Solidaritas Indonesia (PSI) menegaskan bahwa kunjungan Presiden ke-7 RI, Joko Widodo, ke sejumlah daerah bukan merupakan safari politik. Kegiatan tersebut disebut sebagai upaya memenuhi berbagai undangan dari masyarakat maupun…