Kemendag Perkuat Ekspor UMKM Desa Lewat Kolaborasi dengan Astra di TEI 2026

Kementerian Perdagangan (Kemendag) bersama Astra menandatangani 10 nota kesepahaman (MoU) senilai Rp69 miliar untuk memperkuat usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Kerja sama tersebut dilakukan dalam rangkaian Trade Expo Indonesia (TEI) 2026 di ICE BSD, Kabupaten Tangerang, Banten, Kamis (15/10/2026).

Menteri Perdagangan Budi Santoso mengatakan kolaborasi tersebut menggabungkan program Desa Sejahtera milik Astra dengan program Desa Bisa Ekspor dari Kemendag. Kerja sama ini diharapkan membuka peluang lebih luas bagi UMKM, termasuk pelaku usaha di perdesaan, untuk mengembangkan bisnis dan menjangkau pasar internasional.

Budi menegaskan bahwa peluang ekspor tidak hanya terbuka bagi perusahaan besar atau pelaku usaha di perkotaan. UMKM desa juga berpotensi memasarkan produknya ke luar negeri melalui pendampingan dan kerja sama berbagai pihak.

Selain menjalankan program UMKM Bisa Ekspor dan Desa Bisa Ekspor, Kemendag memfasilitasi penjajakan bisnis (business matching) agar pelaku usaha terhubung dengan calon pembeli. Pemerintah juga mendorong pemasaran produk UMKM di dalam negeri melalui kemitraan dengan ritel modern dan minimarket.

Budi menambahkan, peningkatan kualitas dan daya saing produk menjadi hal penting agar UMKM mampu memenuhi kebutuhan pasar serta bersaing di tingkat nasional maupun internasional.

  • Related Posts

    Rupiah Loyo ke Rp17.938 per Dolar AS, Sentimen Pasar Domestik Masih Tertekan

    Nilai tukar rupiah ditutup melemah ke level Rp17.938 per dolar AS pada perdagangan Kamis (15/10/2026). Mata uang Garuda turun 35 poin atau 0,20 persen dibandingkan perdagangan sebelumnya. Pergerakan mata uang…

    Utang Luar Negeri RI Tembus Rp8.248 Triliun pada Agustus 2026, Naik 5,6 Persen

    Bank Indonesia (BI) mencatat posisi utang luar negeri (ULN) Indonesia mencapai US$459,3 miliar atau sekitar Rp8.248 triliun pada Agustus 2026. Nilai tersebut tumbuh 5,6 persen secara tahunan dan meningkat dibandingkan…