Mentan: Ekspor Unggas Rp18,2 Miliar Bukti Surplus Produksi Nasional

Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menyatakan kinerja ekspor unggas Indonesia terus menunjukkan tren positif, dengan nilai mencapai Rp18,2 miliar hingga Maret 2026. Capaian ini mencerminkan surplus produksi nasional sekaligus memperkuat daya saing komoditas peternakan di pasar global.

Ekspor tersebut mencakup 545 ton produk unggas ke sejumlah negara, seperti Singapura, Jepang, dan Timor Leste. Komoditas yang dikirim didominasi telur konsumsi, disertai daging ayam dan produk olahan bernilai tambah.

Menurut Kementerian Pertanian, peningkatan ekspor terjadi secara konsisten dalam beberapa tahun terakhir, seiring keberhasilan swasembada protein hewani. Produksi nasional yang kuat memungkinkan ekspansi pasar tanpa mengganggu kebutuhan dalam negeri.

Selain itu, transformasi ekspor juga mulai mengarah pada produk olahan seperti nugget dan karaage yang memiliki nilai ekonomi lebih tinggi. Langkah ini dinilai mampu meningkatkan daya saing industri perunggasan nasional di pasar internasional.

Ke depan, pemerintah akan terus memperkuat sistem kesehatan hewan, biosekuriti, serta sertifikasi veteriner agar produk memenuhi standar global. Upaya ini diharapkan dapat mendorong peningkatan volume dan nilai ekspor sekaligus menjaga stabilitas harga di tingkat peternak serta memperkuat posisi Indonesia dalam rantai pasok dunia.

Dikutip dari antaranews.com

  • Related Posts

    Rupiah Menguat ke Rp17.155 per Dolar AS pada Senin Pagi

    Nilai tukar rupiah menunjukkan penguatan pada perdagangan Senin pagi. Berdasarkan data pasar, rupiah naik 34 poin atau sekitar 0,20 persen menjadi Rp17.155 per dolar Amerika Serikat dari posisi sebelumnya di…

    Harga Minyak Dunia Melonjak, Dipicu Ketegangan AS-Iran

    Harga minyak dunia kembali mengalami lonjakan signifikan pada perdagangan akhir pekan, dipicu meningkatnya ketegangan geopolitik antara Amerika Serikat dan Iran. Eskalasi konflik yang melibatkan serangan terhadap kapal komersial di Selat…