Partai Persatuan Pembangunan PPP mendorong seluruh kadernya, khususnya di Riau, untuk kembali pada dakwah keumatan melalui politik amar ma’ruf nahi munkar. Ketua Umum PPP, Muhamad Mardiono, menekankan agar kader tidak jauh dari para tuan guru dan kiai, serta memperkuat pengabdian keumatan dalam kehidupan bermasyarakat.
Dakwah keumatan mencakup penguatan akidah, peningkatan ibadah, dan pengamalan ajaran Islam untuk perbaikan sosial dan kebangsaan, sehingga menjadi dasar dalam setiap kebijakan yang berpihak pada umat. Dalam safari Ramadhan dan silaturahim ke Pondok Pesantren Babussalam, Pekanbaru, Mardiono menyampaikan pesan Presiden Prabowo Subianto terkait program pemerintah dan pentingnya menghadapi dinamika global dengan bijak.
Pimpinan Pondok Pesantren Babussalam, Syekh Ismail Royan, mengapresiasi silaturahim tersebut dan menekankan peran ulama dalam mendampingi politikus PPP. Ulama berkewajiban mendukung pemimpin yang berakhlak dan bertakwa, serta mengingatkan jika ada penyimpangan agar tetap berada pada koridor agama dan kebangsaan.
Kunjungan ini menjadi momentum mempererat hubungan ulama-umaro, sekaligus memastikan kader PPP dapat membawa amanah umat secara efektif, berlandaskan nilai-nilai agama dan moral yang mulia.
Dikutip dari antaranews.com








