Akademisi Firdaus Syam dari Universitas Nasional (UNAS) Jakarta menilai Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin berpotensi menjadi “matahari baru” dalam Pemilihan Presiden 2029. Menurut Firdaus, Sjafrie memiliki posisi strategis, karakter petarung, dan berasal dari Indonesia Timur—yang secara budaya politik dikenal cerdas dan berani, seperti Presiden Ke-3 RI Bacharuddin Jusuf Habibie dan Wakil Presiden Ke-10 RI Jusuf Kalla.
Sementara itu, survei terbaru Indonesian Public Institute (IPI) menunjukkan Sjafrie termasuk wajah baru dalam bursa calon presiden 2029. Peneliti IPI, Abdan Sakura, memaparkan empat indikator yang memperkuat elektabilitasnya:
- Kepemimpinan dan ketokohan: 44%
- Rekam jejak kepemimpinan: 17%
- Rekomendasi media dan lingkungan: 12%
- Integritas: 10%
Hasil survei digelar pada 30 Januari – 5 Februari 2026 terhadap 1.241 responden dari 35 provinsi. Abdan menekankan, meskipun elektabilitas Sjafrie belum sepenuhnya terkonversi menjadi dukungan elektoral, celah ini membuka ruang bagi dinamika politik baru, terutama jika terjadi perubahan koalisi atau krisis politik.
Dikutip dari antaranews.com






