Pemerintah Provinsi Jawa Barat bersama Pemerintah Kota Bekasi menyatakan dukungan terhadap pembangunan Stasiun Bekasi Ekstensi yang menjadi bagian dari kawasan Transit Oriented Development (TOD) Summarecon. Proyek tersebut diharapkan mampu memperkuat sistem transportasi terintegrasi sekaligus meningkatkan kemudahan mobilitas masyarakat di Kota Bekasi.
Wakil Gubernur Jawa Barat Erwan Setiawan mengatakan kehadiran Stasiun Bekasi Ekstensi dan kawasan TOD akan menjadikan Bekasi sebagai simpul transportasi yang lebih modern, nyaman, produktif, dan layak huni. Menurutnya, pengembangan kawasan berbasis transportasi juga akan mendukung pertumbuhan ekonomi serta penataan wilayah yang lebih baik.
Senada dengan itu, Wakil Wali Kota Bekasi Abdul Harris Bobihoe menilai pembangunan stasiun tersebut dapat memangkas waktu perjalanan masyarakat sehingga kualitas hidup warga semakin meningkat. Dengan mobilitas yang lebih efisien, masyarakat diharapkan memiliki lebih banyak waktu untuk keluarga dan aktivitas produktif lainnya.
Pembangunan Stasiun Bekasi Ekstensi dan TOD Summarecon resmi dimulai melalui seremoni peletakan batu pertama yang dipimpin Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) pada Jumat (24/7). Proyek ini menjadi salah satu langkah penguatan infrastruktur transportasi terintegrasi di kawasan penyangga Jakarta.






