Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Almuzzammil Yusuf, menilai keadilan fiskal antara pemerintah pusat dan daerah penting untuk memastikan pembangunan nasional dirasakan masyarakat secara merata, termasuk di wilayah pelosok dan desa.
Menurut Almuzzammil, kebijakan fiskal yang adil berkaitan langsung dengan keberlanjutan pembangunan sekitar 80 ribu desa serta kesejahteraan masyarakat. Ia menegaskan bahwa setiap daerah perlu mendapat kesempatan berkembang dan tidak boleh tertinggal dalam pembangunan nasional.
Ia juga mendorong agar kebijakan transfer ke daerah disusun secara transparan dan terukur dengan mempertimbangkan kebutuhan nyata masyarakat. Sejumlah faktor yang perlu diperhatikan meliputi kondisi geografis, tingkat kemiskinan, serta risiko bencana yang dihadapi masing-masing wilayah.
Almuzzammil menekankan bahwa pemerataan pembangunan tidak cukup hanya melalui penetapan alokasi anggaran. Distribusi sumber daya fiskal juga harus disesuaikan dengan kebutuhan dan tantangan setiap daerah agar manfaatnya dapat dirasakan secara langsung oleh masyarakat.
Menurutnya, upaya mewujudkan keadilan fiskal bukan untuk mempertentangkan pemerintah pusat dengan pemerintah daerah. Sebaliknya, keduanya perlu membangun kemitraan yang saling mendukung demi meningkatkan kesejahteraan rakyat.
PKS berharap penguatan fiskal daerah dapat membuka peluang pembangunan yang lebih merata, sekaligus mendukung pemanfaatan potensi lokal dan memperkuat kesejahteraan masyarakat di berbagai wilayah Indonesia.






